BEKASI, iNewsBekasi.id – Kimberly Ryder memutuskan tetap menjalankan ibadah umrah meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran publik serta imbauan penundaan perjalanan ibadah ke wilayah tersebut.
Artis cantik kelahiran 6 Agustus 1993 itu diketahui menjadi salah satu figur publik yang tetap berangkat ke Tanah Suci. Dia memastikan perjalanan dilakukan melalui jalur penerbangan yang dinilai aman dan tidak melewati wilayah yang berpotensi terdampak konflik.
Kimberly mengakui bahwa kekhawatiran sempat muncul di antara rombongan yang berangkat bersamanya. Hal itu terlihat dari diskusi di grup percakapan internal yang membahas berbagai informasi mengenai situasi di Timur Tengah.
"Ada sih (khawatir), kayak kita kan punya grup, grup WA ada gitu lho. Ada sih, kayak bolak-balik ngirimin reels kek, TikTok kek, apa segala macam," kata Kimberly Ryder di Bandara Soekarno-Hatta, belum lama ini.
Namun, alih-alih cemas, ibu dua anak ini juga memilih menguatkan niatnya. Menurut dia, selama visa telah terbit dan maskapai tidak membatalkan penerbangan, maka perjalanan dinilai tetap aman untuk dijalani.
"Aku kembalikan lagi kepada Allah, kepada travel-nya juga merasa aman-aman saja untuk diberangkatkan. Bisa keluar, pesawat tidak di-cancel oleh dari sananya. Oh oke ya sudah kalau gitu aman semuanya gitu lho," ujarnya.
Meski situasi global cukup menantang, Kimberly menganggap keberangkatan umrah kali ini sebagai doa baik yang terkabul. Dia percaya jika memang tidak diizinkan berangkat, pasti akan ada hambatan administratif atau teknis yang menghalangi.
"Tapi kalau misalkan tidak aman, tidak safe untuk kita, pasti ada saja yang akhirnya nggak jadi gitu lho. Apa itu visanya nggak keluar atau akhirnya mungkin penerbangan di-cancel," katanya.
Kimberly menegaskan bahwa kunci utama menghadapi situasi seperti ini adalah menjaga pikiran tetap positif. Sikap tersebut diyakini dapat memengaruhi ketenangan dan kelancaran ibadah selama berada di Tanah Suci.
"Ya kita di grup sama bapak mereka yang khawatir. Kalau saya sih tenang saja walaupun ada bom-bom, kita tenang saja. Malah saya support, 'Ya sudah, nggak usah dipikirin, tenang saja, positif saja'," ucap dia.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
