Pramono Anung: Longsor LPST Bantargebang Diduga Dipicu Hujan Ekstrem

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah longsornya gunungan sampah di TPST Bantargebang yang menelan korban jiwa. Ia menjelaskan bahwa cuaca buruk menjadi faktor utama penyebab bencana tersebut.

"Peristiwa longsor tersebut di zona 4A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan ekstrem pada hari Minggu yang menyebabkan jalan operasional dan sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).

Pramono memastikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan secara lintas instansi dengan mengerahkan berbagai peralatan pendukung. "Penanganan dilakukan oleh tim gabungan dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans yang dioperasikan pada saat proses evakuasi," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi jumlah korban yang berhasil dievakuasi hingga Minggu malam.

"Dua orang ditemukan selamat, empat meninggal dunia," ujar Desiana. Salah satu korban tewas adalah Irwan Suprihatin, seorang sopir truk. "Korban Irwan Suprihatin ditemukan di dalam truk dengan kondisi meninggal dunia," pungkasnya.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network