JAKARTA, iNewsBekasi.id – Arus balik Lebaran 2026 membawa angin segar bagi para pemudik dari Bandung menuju Jabodetabek. Dibukanya jalur fungsional Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan membuat waktu tempuh perjalanan menjadi jauh lebih singkat, bahkan bisa hemat hingga satu jam.
Salah satu pemudik, Heldi (43), mengaku terkejut sekaligus senang saat mengetahui keberadaan jalur alternatif ini. Ia memanfaatkan Tol Japek Selatan saat perjalanan menuju Cinere, Kota Depok.
“Awalnya saya tidak tahu kalau tol fungsional sudah dibuka. Pas lihat petunjuk arah di Sadang, saya langsung coba masuk,” kata Heldi di Rest Area sementara KM18 Tol Japek Selatan, Desa Sukasasari, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/3/2026).
Heldi menambahkan, aplikasi navigasi yang digunakannya menunjukkan estimasi waktu perjalanan menjadi lebih cepat dibandingkan rute biasa.
“Kalau lewat Japek eksisting biasanya lebih lama, tapi sekarang lebih singkat,” tambahnya.
Keuntungan serupa juga dirasakan Adi (50), pemudik asal Tangerang Selatan. Ia memilih jalur ini karena lebih dekat dengan tujuan akhirnya.
“Saya keluar di Setu, lalu nanti masuk lagi ke Tol Cimanggis-Cibitung (JORR II) arah Serpong,” jelasnya.
Tol Japek II Selatan yang difungsikan selama arus balik Lebaran 2026 ini menjadi alternatif strategis bagi pemudik menuju wilayah Bekasi, Depok, Bogor, hingga Tangerang. Selain memangkas waktu tempuh, jalur ini juga membantu mengurangi kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek eksisting.
Selama masa arus balik, ruas tol ini dapat dilalui secara gratis. Pengendara hanya melakukan transaksi di Gerbang Tol Sadang untuk pembayaran Tol Cipularang. Sementara itu, perjalanan dari titik tersebut hingga Setu tidak dikenakan tarif.
Namun, tarif kembali berlaku jika pengguna jalan melanjutkan perjalanan ke Tol JORR II. Tersedia pula beberapa alternatif gerbang keluar sebelum Setu, yaitu; GT Kutanagara (Karawang), GT Bojongmangu (Kabupaten Bekasi), dan GT Sukaragam (Kabupaten Bekasi).
GT Bojongmangu menjadi salah satu titik favorit karena memiliki kapasitas besar dan akses langsung ke kawasan industri Delta Mas.
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra menyampaikan bahwa pengoperasian jalur ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas tol utama.
“Kami membuka Tol Japek II Selatan gratis. Pengendara hanya melakukan transaksi di GT Kutanagara untuk pembayaran Tol Cipularang,” jelas Charles.
Tol Japek II Selatan difungsikan hingga GT Setu Burangkeng, dengan opsi keluar di beberapa gerbang tol sebelum kembali ke jalur eksisting.
Charles juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama melintas di jalur fungsional.
“Pengendara diimbau menjaga kecepatan di bawah 80 km/jam,” ujarnya.
Hal ini penting mengingat kondisi jalan masih memiliki beberapa titik perpindahan jalur. Meski demikian, kehadiran tol fungsional ini terbukti memberikan perjalanan yang lebih cepat, nyaman, sekaligus mengurangi kemacetan selama arus balik Lebaran.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
