BEKASI, iNewsBekasi.id - Pengusaha Insanul Fahmi menghadapi situasi sulit setelah terseret dalam kasus dugaan perzinaan yang kini tengah diproses secara hukum di Polda Metro Jaya. Di tengah tekanan tersebut, dia mengaku harus menyampaikan hal yang tidak sepenuhnya jujur kepada anaknya demi menjaga kondisi psikologis sang buah hati.
Langkah tersebut diambil karena anaknya masih berada dalam masa pertumbuhan yang dinilai rentan terhadap dampak konflik keluarga. Dalam kondisi ini, Insanul memilih memberikan penjelasan sederhana terkait kesibukannya yang meningkat.
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto mengatakan bahwa kliennya masih berupaya menjaga kedekatan dengan anak di tengah situasi sulit. Dia bahkan menyempatkan waktu untuk menginap bersama anaknya guna mempererat hubungan emosional.
Menurut Tommy, Insanul sangat menyadari pentingnya kehadiran orang tua bagi anak, terutama di usia dini. Dia tidak ingin konflik rumah tangga berdampak buruk terhadap perkembangan mental sang anak.
"Mas Insanul ingin tetap bisa berhubungan dengan anak lebih dekat lagi. Kemarin sudah bisa bermain, sudah bisa menginap bareng satu hari. Anak ini kan harus dijaga mentalitas dan kedekatannya, karena masa golden age di bawah 6 tahun ini harus didahulukan," kata Tommy di Polda Metro Jaya, belum lama ini.
Tommy menegaskan, terlepas dari persoalan hukum yang tengah berjalan, tanggung jawab terhadap masa depan anak tetap menjadi prioritas kedua orang tua. Hal itu mencakup pendidikan hingga tumbuh kembang sang anak.
Namun, intensitas pertemuan Insanul dengan anaknya kini berkurang akibat proses hukum yang sedang dijalani. Dalam kondisi tersebut, Insanul memilih memberikan penjelasan sederhana kepada anaknya.
"Kalau ke anak sendiri, (memberi pengertian) lebih ke sekarang lagi banyak kerjaan saja sih," ujar Insanul Fahmi.
Meski kasus yang dilaporkan di Polda Metro Jaya telah memasuki tahap penyidikan, Insanul berharap persoalan ini dapat segera selesai. Dia ingin kembali menjalani kehidupan normal dan fokus pada pemulihan diri.
"Siapa sih yang ingin berantem atau punya masalah? Penginnya cepat tuntas saja. Fokusnya sekarang bagaimana recovery," kata Insanul.
Sebagai informasi, Insanul Fahmi telah menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi terlapor di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya atas laporan dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang dilayangkan Wardatina Mawa.
Selama sekitar 3,5 jam pemeriksaan, dia dicecar sekitar 30 pertanyaan oleh penyidik terkait dugaan peristiwa yang dilaporkan tersebut.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
