Fenomena Super New Moon Terjadi Hari Ini, Puncaknya 16.43 WIB

Muhammad Sukardi
Fenomena astronomi Super New Moon atau bulan baru super akan terjadi pada Selasa (14/7/2026). Foto: istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – Fenomena astronomi Super New Moon atau bulan baru super akan terjadi pada Selasa (14/7/2026). Meski tidak dapat diamati secara langsung dari Bumi, peristiwa ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kondisi pasang air laut di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Berdasarkan data astronomi internasasional, fase bulan baru (New Moon) akan mencapai puncaknya sekitar pukul 16.43 hingga 16.45 WIB. Pada saat itu, Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga sisi Bulan yang menghadap ke Bumi tidak menerima cahaya Matahari dan tampak menghilang dari langit malam.

Super New Moon terjadi ketika fase bulan baru bertepatan dengan posisi Bulan yang berada di dekat perigee, yaitu titik orbit terdekat dengan Bumi. Berbeda dengan Super Full Moon atau supermoon yang tampak lebih besar dan terang, fenomena ini tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang.

Meski tidak terlihat, posisi Bulan yang lebih dekat dengan Bumi membuat gaya gravitasi Bulan dan Matahari bekerja lebih kuat terhadap lautan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pasang air laut lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.

Seiring dengan fenomena tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi peningkatan tinggi muka air laut yang dapat memicu banjir pesisir atau banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia selama periode Super New Moon.

Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan genangan akibat pasang maksimum. BMKG juga meminta warga terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini yang diterbitkan oleh instansi terkait.

Meski tidak menyuguhkan pemandangan spektakuler seperti supermoon, Super New Moon tetap menjadi fenomena astronomi yang penting untuk diperhatikan karena dampaknya terhadap dinamika pasang surut air laut dan aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.

Editor : Tedy Ahmad

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network