Dramatis! Cerita ABK Kapal Virgo Mengapung di Laut 10 Jam, Selamat Berkat Tabung Gas

inewsTV
Raihan, ABK KMP Virgo Transport 8 asal Kabupaten Garut, Jawa Barat bertahan di laut dengan mengandalkan tabung gas. Foto: tangkapan layar

BEKASI, iNewsBekasi.id – Perjuangan hidup dramatis dialami Raihan, Anak Buah Kapal (ABK) KMP Virgo Transport 8 asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Raihan yang menjadi petugas kebersihan ini harus melewati situasi yang mengancam nyawa setelah kapal yang ditumpanginya tenggelam di perairan Laut Jawa.

Selama sekira 10 jam, dia bertahan di tengah laut dengan kondisi gelap dan gelombang tinggi. Nyawanya selamat setelah mengandalkan tabung elpiji kosong yang mengapung di permukaan air untuk menjaga dirinya tetap bertahan.

Sebelum kapal sepenuhnya tenggelam, Raihan bersama sejumlah rekan kerjanya sempat membantu menyelamatkan penumpang. Mereka membagikan rompi pelampung kepada para penumpang ketika kapal mulai mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik.

Setelah kapal tenggelam, Raihan bersama lima rekannya berupaya bertahan di permukaan laut. Mereka saling membantu dan menggunakan benda-benda yang masih dapat mengapung, termasuk tabung gas, sebagai penopang tubuh.

Raihan mengatakan dirinya sempat kehilangan harapan karena harus bertahan dalam waktu lama di tengah laut tanpa mengetahui kapan pertolongan akan datang.

"Saya terombang-ambing sekitar 10 jam di laut lepas cuma pegangan tabung gas elpiji. Saat itu saya sudah pasrah dan ikhlas saja," kata Raihan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dikutip Rabu (16/9/2026).

Dia menuturkan, saat kejadian, ada 45 petugas cleaning service di kapal. Namun, baru lima orang yang berhasil ditemukan selamat. “Kalau yang lain saya belum tahu,” ucapnya.

Suasana haru dan kecemasan masih menyelimuti kawasan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sejak Minggu kemarin, sanak keluarga korban yang belum ditemukan terus berdatangan memadati posko pencarian. 

Pihak keluarga bertahan di pelabuhan sambil terus memantau setiap kapal patroli dan tim SAR Gabungan yang datang membawa perkembangan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mencatat sebanyak 23 warganya menjadi korban dalam insiden kecelakaan kapal penumpang tersebut. 

Berdasarkan data terkini Pemprov Jabar, dari total 23 korban, sebanyak 22 orang merupakan warga Kabupaten Garut dan 1 orang warga Kabupaten Cianjur. Sejauh ini, 12 orang dinyatakan selamat dan telah berada di Kota Banjarmasin, sementara 11 warga Garut lainnya masih dalam proses pencarian Basarnas.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, pemprov akan memberikan uang kadeudeuh atau uang tunggu serta santunan kerahiman bagi seluruh warga Jabar yang menjadi korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia. 

Untuk 12 korban selamat, kata dia, Pemprov Jabar menyiapkan uang tunggu sebesar Rp7 juta per orang guna mengganti penghasilan yang hilang serta biaya operasional kepulangan.

Editor : Tedy Ahmad

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network