Logo Network
Network

Ini Penjelasan Pertamina soal Kasus BBM Campur Air di SPBU Bekasi

Atikah Umiyani
.
Rabu, 27 Maret 2024 | 01:22 WIB
Ini Penjelasan Pertamina soal Kasus BBM Campur Air di SPBU Bekasi
Pemkot Bekasi cek bensin diduga tercampur air (dok. Pemkot Bekasi)

BEKASI, iNewsBekasi.id- PT Pertamina buka suara terkait kasus heboh kendaraan yang  mogok massal usai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina 34.17106 Jalan Ir H Juanda, Kota Bekasi pada Senin (25/4/2024) malam. Saat ini SPBU telah menghentikan operasional penyaluran serta melakukan pengecekan seluruh tangki di SPBU.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional JBB Eko Kristiawan mengatakan, terjadi dugaan kontaminasi BBM jenis Pertalite dengan air di SPBU tersebut. Hal ini diketahui setelah adanya komplain disertai bukti sampel BBM yang terkontaminasi air dari konsumen setelah mengisi Pertalite. 

Menurut Eko, pihak SPBU harus bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. Maka dari itu, operasional SPBU tersebut dihentikan sementara untuk pengecekan lebih lanjut. 

"Pihak SPBU bertanggung jawab dengan memperbaiki kerusakan kendaraan dan mengganti BBM kendaraan konsumen dengan Pertamax yang diakibatkan peristiwa tersebut. Saat ini SPBU telah menghentikan operasional penyaluran serta melakukan pengecekan seluruh tangki di SPBU," kata Eko dalam keterangan resminya, Selasa (26/3/2024). 

Eko menuturkan, selama penghentian operasional SPBU 34.17106 Kota Bekasi, sebagai alternatif sementara masyarakat dapat melakukan pengisian BBM di SPBU 34.17135 di Jalan KH Agus Salim Nomor 108, Kota Bekasi atau SPBU 33.17101 di Jalan Ir. H. Juanda Kota Bekasi. 

"Pertamina menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan stok BBM bagi masyarakat terutama di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya. Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina serta subsidi tepat ataupun pengaduan lainnya, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," tuturnya.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Berita iNews Bekasi di Google News

Bagikan Artikel Ini