get app
inews
Aa Text
Read Next : Siswa SMP dan MTs Bekasi Wajib Tahu, SNMB Madrasah Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Ribuan Barang Penumpang Tertinggal di LRT Jabodebek, Bernilai Nyaris Rp800 Juta

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:51 WIB
header img
LRT Jabodebek mencatat 6.995 barang penumpang tertinggal sepanjang 2025 dengan nilai hampir Rp800 juta. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id– Sepanjang 2025, LRT Jabodebek mencatat sebanyak 6.995 barang milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta. Total nilai barang-barang tersebut ditaksir mencapai hampir Rp800 juta, dengan dominasi perangkat elektronik dan perlengkapan harian penumpang, termasuk warga Bekasi yang rutin menggunakan moda transportasi ini.

Jenis barang yang paling banyak tertinggal adalah smartphone (HP) dan tumbler. Selain itu, petugas juga menemukan laptop, smartwatch, serta tempat earphone nirkabel (TWS) yang tertinggal di dalam kereta.

Untuk kategori nonelektronik, barang yang kerap tertinggal antara lain tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, arloji, hingga berbagai aksesoris lainnya.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengungkapkan hampir setengah dari barang yang tertinggal telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih dalam proses pengelolaan petugas.

”Ada 6.995 barang yang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp797,7 juta. Sebanyak 3.399 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya,” sebut Radhitya di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Di tengah padatnya mobilitas dan ritme perjalanan harian masyarakat Jabodetabek, termasuk penumpang asal Bekasi, Radhitya menekankan pentingnya pengelolaan barang bawaan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Transportasi publik, menurutnya, merupakan ruang bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh pengguna.

“Ketika barang bawaan ditempatkan secara tepat, ruang perjalanan dapat tetap berfungsi optimal bagi semua pengguna,” ujarnya.

Layanan Penitipan Barang dan Lost and Found LRT Jabodebek

Sebagai upaya mendukung kenyamanan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan penitipan barang di Stasiun Halim yang beroperasi setiap hari pukul 05.00–23.00 WIB, dengan durasi penitipan maksimal 72 jam.

Layanan ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang LRT Jabodebek, termasuk warga Bekasi, yang melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain tanpa harus membawa seluruh barang ke dalam kereta.

Radhitya menambahkan, layanan penitipan barang serta Lost and Found merupakan bagian dari komitmen menghadirkan sistem transportasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban.

“Pengaturan bagasi, penitipan barang, hingga layanan barang temuan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut