get app
inews
Aa Text
Read Next : 25 Link Pengganti Lk21 dan Rebahin, Bisa Diakses Gratis

Intip Kesuksesan Papa Zola The Movie, Digarap 3 Tahun dengan Biaya Rp84 Miliar

Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:53 WIB
header img
Papa Zola The Movie meraih sukses di negaranya, Malaysia. Film ini mengalahkan Avatar. Foto: istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Papa Zola The Movie meraih sukses di negaranya, Malaysia. Film animasi ini berhasil mengalahkan Avatar di posisi pertama. Namun, di balik sukses itu, proses produksi film ini memakan waktu yang tidak sebentar. Tidak itu saja, biaya yang dikeluarkan pun tidak murah. 

Sutradara, penulis, sekaligus pengisi suara Papa Zola, Nizam Abdul Razak mengaku bersyukur film garapannya disambut hangat masyarakat. Dia mengatakan hal itu berkat kerja keras timnya yang memakan waktu panjang. 

"Total proyeknya tiga tahun. Selama setahun kita production ceritanya, scriptnya, kemudian musiknya. Untuk musik kita memilihnya juga lama, harus menyesuaikan antara lagu dan cerita film. Jadi, prosesnya sangat-sangat lama," kata Nizam.

Demikian dengan biayanya yang menembus 5 juta USD atau sekira Rp84 miliar. Tentu ini bukan angka yang sedikit untuk membuat sebuah film, meski Nizam mengakui jika memproduksi film animasi membutuhkan biaya besar. 

"Biayanya sekitar 5 juta USD. Lebih kurang dari lima juta dolar estimasinya barusan dihitung delapan puluh lima M (miliar)," tutur dia.
     
Lepas itu, Nizam mengungkap alasan di balik kesuksesan Papa Zola The Movie mengungguli Avatar: Fire and Ash di bioskop Malaysia. 

Dilm spin-off Boboiboy ini telah meraih sekira 3,5 juta penonton dengan pendapatan kotor mencapai 200 juta ringgit Malaysia (RM). 

Dijelaskannya, salah satu faktor penentu Papa Zola The Movie ini meraih sukses adalah momentum penayangan yang bertepatan dengan libur sekolah, meski waktu penayangannya di bioskop sama seperti film Avatar. 

“Apa yang terjadi di Malaysia memang satu, memang tidak ada pilihan lain. Cuti (libur) sekolah memang sama waktu Avatar dengan Papa Zola,” ujar Nizam. 

Namun, dia tidak memungkiri jika dukungan masyarakat Malaysia terhadap film lokal menjadi kunci utama keberhasilan Papa Zola The Movie. 

“Kita lihat di Malaysia itu support-nya kepada film lokal makin lama makin kuat. Itu tren yang sudah berlaku sekitar satu sampai dua tahun terakhir,” ujar Nizam. 

Selain faktor dukungan penonton, cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari juga membuat film ini mendapat sambutan luas. Itu sebab, Papa Zola The Movie siap menyapa Indonesia mulai 23 Januari 2026, hasil kerja sama Monsta Studio dan MD Pictures.

“Kita tengok cerita Papa Zola itu sendiri ialah cerita tentang kehidupan. Sama seperti Jumbo. Jadi ramai orang yang menonton cerita Papa Zola,” ucap dia. 

Cerita Papa Zola The Movie ini memang dekat dengan kehidupan, di mana kisahnya dimulai dari kehidupan Papa Zola yang tidak lagi menjadi guru sekolah maupun pahlawan super. Untuk menghidupi keluarganya, Papa Zola menjalani berbagai pekerjaan sambilan, seperti pengantar makanan. Aktivitasnya ini membuatnya hidup bahagia bersama istrinya, Mama Zila, dan putri mereka, Pipi Zola. 

Kehidupan yang dijalani ini membuat Papa Zola dan Mama Zila tidak sadar jika mereka sebenarnya agen rahasia elite dari organisasi P.A.P.A. (Protect and Prevent Agency) yang bertugas melindungi Bumi dari ancaman luar angkasa. 

Konflik muncul ketika musuh lama kembali, di mana Pipi Zola diculik oleh sekelompok alien jahat. Para alien ini berencana memanfaatkan Power Sphera bernama Cimubot untuk mengubah dunia nyata menjadi dunia simulasi permainan video demi menaklukkan Bumi. 

Demi menyelamatkan putri tercinta sekaligus dunia, Papa Zola harus kembali beraksi dan memulihkan ingatan masa lalunya. Bersama Mama Zila dan sahabat lamanya, YonB, mereka terlibat dalam pertempuran epik penuh aksi melawan musuh.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut