get app
inews
Aa Text
Read Next : Pelindo Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Ciwandan

Ini Strategi IPC TPK Perkuat Operasional dan Layanan Terminal pada 2026

Selasa, 20 Januari 2026 | 07:28 WIB
header img
IPC Terminal Petikemas menetapkan tema Operational and Service Excellence sebagai arah strategis perusahaan pada 2026. Foto/IST

Jakarta, iNews.id - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menetapkan tema “Operational and Service Excellence” sebagai arah strategis perusahaan pada 2026. Tema ini menjadi dasar pelaksanaan Roadmap IPC TPK dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030.

Penetapan tersebut menandai komitmen IPC TPK untuk meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan, memperkuat konektivitas logistik nasional, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di tengah dinamika industri logistik.

IPC TPK menyusun tiga tahapan pengembangan, yakni Operational & Service Excellence, Business & Connectivity Enhancement, dan Sustainable Development. Tahapan ini dirancang menjawab layanan terminal petikemas andal, terintegrasi, dan berdaya saing.

Pada tahap awal, perusahaan memfokuskan penguatan kinerja operasional dan kualitas layanan sebagai fondasi. Upaya ini diarahkan untuk memastikan proses bongkar muat lebih efisien, aman, dan konsisten, sehingga memberikan kepastian layanan bagi pengguna jasa dan pelaku logistik.

Penguatan operasional tersebut didukung melalui program standardisasi, sistemisasi, dan integrasi operasi terminal secara berkelanjutan. IPC TPK melanjutkan percepatan digitalisasi layanan untuk meningkatkan transparansi, kecepatan pelayanan, kemudahan akses informasi pelanggan.

Sejumlah inisiatif digital yang telah berjalan sejak 2025 dilanjutkan pada 2026, antara lain implementasi Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur arus kendaraan di terminal, penggunaan alat pemindai peti kemas guna memperkuat aspek keamanan.

Penerapan Terminal Operating System (TOS) Nusantara melalui sistem PARAMA dan PRAYA. Selain penguatan operasional, IPC TPK melakukan penataan model bisnis untuk memperkuat perannya sebagai operator terminal petikemas Subholding Pelindo Terminal Petikemas.

“Penataan ini ditujukan untuk menciptakan struktur bisnis yang sehat, kompetitif, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” kata Direktur Utama IPC Terminal Petikemas, Guna Mulyana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1/2026).

Dalam pengembangan jangka menengah, IPC TPK mulai menginisiasi perencanaan konsep hub and spoke pada terminal-terminal yang dikelola. Konsep ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas antar terminal, mengoptimalkan kapasitas layanan, serta mendorong efisiensi biaya.

Guna Mulyana menjelaskan, roadmap dan tema 2026 disusun untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang sehat dan berkelanjutan. “Penguatan operasional dan layanan menjadi kebutuhan utama agar dapat memberikan kelancaran arus logistik nasional,” ujarnya.

Komitmen tersebut juga tercermin pada momen pergantian tahun 2025 ke 2026, ketika IPC TPK tetap melayani aktivitas bongkar muat kapal di berbagai wilayah operasional tanpa gangguan layanan.

IPC TPK mengelola jaringan layanan terintegrasi di enam wilayah kerja, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pontianak (Kalimantan Barat), Panjang (Lampung), Palembang (Sumatera Selatan), Teluk Bayur (Padang), dan Jambi.

Editor : Abdullah M Surjaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut