get app
inews
Aa Text
Read Next : FSI DPR RI PKB Tempuh 12 Jam untuk Salurkan Bantuan Banjir ke Tapanuli Selatan

Tanggul Sungai Citarum Jebol di Muaragembong Bekasi, Permukiman Terendam hingga 1 Meter

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:36 WIB
header img
Tanggul Sungai Citarum dilaporkan jebol di Kampung Bendungan, Muaragembong, Bekasi. Foto: Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – Tanggul Sungai Citarum dilaporkan jebol, tepatnya di Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1/2026) malam. 

Peristiwa ini mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga serta akses jalan di sekitar lokasi.

Peristiwa ini terjadi sekira pukul 23.50 WIB, setelah debit air Sungai Citarum meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Muara Gembong selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat tanggul tidak mampu menahan tekanan air hingga akhirnya mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih enam meter.

Salah satu warga setempat, Satibi (45), mengatakan bahwa kondisi tanah di sekitar tanggul dalam keadaan labil karena terus diguyur hujan, sehingga mudah tergerus aliran air.

“Karena hujan berhari-hari, tanahnya masih gembur. Kena rembesan air sedikit saja langsung terkikis sampai akhirnya tanggul penahan Sungai Citarum itu jebol,” kata Satibi.

Menurutnya, posisi tanggul yang berbatasan langsung dengan jalan raya membuat air sungai dengan cepat mengalir deras ke permukiman warga. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai sekitar 1 meter.

Warga pun berupaya melakukan penanganan darurat dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir serta penahan bambu. Upaya tersebut dilakukan secara manual sejak secara bergotong royong.

“Warga berusaha nahan air pakai karung-karung tanah dan bambu,” ujarnya.

Selain itu, warga juga menyelamatkan barang-barang berharga dan mengamankan anggota keluarga ke tempat yang lebih tinggi. 

“Warga masih mengeluarkan barang-barangnya dari dalam rumah. Sebagian ditaruh di tempat yang lebih tinggi dan kokoh. Ada barang yang selamat, tapi ada juga yang rusak,” tambah Satibi

Dampak jebolnya tanggul tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memutus aktivitas masyarakat karena jalan utama ikut terendam banjir. Selain itu, ribuan hektare tambak dan sawah terancam gagal panen.

“Pastinya banyak tambak warga yang ikannya kebawa air, sawah juga banyak yang padinya sudah mulai menguning habis kesapu air,” katanya.

Diketahui, tanggul Sungai Citarum yang jebol memiliki panjang sekitar 6 meter. Hingga Senin malam, genangan air masih terpantau mengalir di sejumlah titik. Upaya penanganan terkendala kondisi cuaca hujan, gelapnya malam, serta keterbatasan material untuk perbaikan tanggul sementara.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait untuk mencegah luapan air susulan dan memulihkan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut