get app
inews
Aa Text
Read Next : FSI DPR RI PKB Tempuh 12 Jam untuk Salurkan Bantuan Banjir ke Tapanuli Selatan

Banjir Putus Jalur Utama Pebayuran, Polisi Turunkan Perahu untuk Aktivitas Warga

Rabu, 04 Februari 2026 | 05:43 WIB
header img
Banjir Pebayuran memutus akses jalan utama antarwilayah pada Selasa (3/2/2026). Foto: Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id Banjir merendam Kampung Pisang Batu, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, hingga memutus akses jalan utama antarwilayah pada Selasa (3/2/2026). Tingginya genangan air membuat seluruh kendaraan tidak dapat melintas. 

Terputusnya jalur darat memaksa masyarakat menggunakan perahu sebagai sarana transportasi sementara. Kondisi tersebut menjadi satu-satunya pilihan bagi warga untuk menjalankan aktivitas harian, termasuk menuju pasar dan fasilitas kesehatan.

Menyikapi situasi itu, jajaran Polsek Pebayuran langsung turun ke lokasi untuk membantu mobilitas masyarakat yang terdampak.

Fokus bantuan diprioritaskan bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki keperluan mendesak, seperti menuju pasar dan fasilitas layanan kesehatan.

Kapolsek Pebayuran AKP Iin Suhaeri mengatakan, genangan air yang cukup tinggi membuat jalur utama warga tidak bisa dilalui kendaraan dalam kondisi apa pun.

“Akibat banjir, akses jalan masyarakat terputus total. Kami dari Polsek Pebayuran menurunkan perahu untuk membantu warga agar tetap bisa beraktivitas dengan aman,” ujar AKP Iin Suhaeri, Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan, kehadiran aparat kepolisian di lokasi merupakan bentuk pelayanan serta kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Selain membantu penyeberangan, personel kepolisian juga disiagakan untuk melakukan evakuasi ringan serta memantau jalur banjir demi memastikan keselamatan warga.

“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua. Anggota kami terus berjaga di lokasi dan membantu penyeberangan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” ucap dia.

Banjir di wilayah tersebut dipicu oleh luapan air kiriman dari daerah hulu yang diperparah intensitas hujan tinggi sejak Senin malam. Luapan air dengan cepat menggenangi jalan penghubung antarkampung hingga tidak dapat dilalui.

Hingga Selasa siang, genangan air masih belum surut. Aktivitas warga pun masih bergantung pada perahu bantuan yang disediakan oleh relawan serta aparat kepolisian. Warga berharap banjir segera surut agar akses jalan kembali normal dan roda perekonomian.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut