get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadwal Imsakiyah serta Buka Puasa Bekasi dan Cikarang Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026

Diancam Golok saat Tertibkan PKL, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Saya Bukan Khawatir Senjatanya

Senin, 09 Februari 2026 | 15:00 WIB
header img
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto nyaris menjadi sasaran ancaman senjata tajam. (Foto: Istimewa)

BEKASI, iNewsBekasi.idWali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan dirinya mendapat ancaman senjata tajam jenis golok saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara.

Tri menegaskan, penertiban tersebut bukan dilakukan secara tiba-tiba. Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, telah lebih dulu menyampaikan imbauan kepada para pedagang sebelum tindakan penertiban dilakukan. Dalam kegiatan itu, Tri juga hadir bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

“Tentu sudah ada imbauan sebelumnya ke petugas, jadi kami minta untuk dapat melakukan secara persuasif,” ujar Tri, Minggu (8/2/2026).

Menanggapi aksi ancaman golok dari warga, politisi PDI Perjuangan tersebut mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan senjata tajam yang diacungkan. Menurutnya, hal yang lebih berbahaya adalah ketika pelanggaran dibiarkan hingga menjadi kebiasaan di masyarakat.

“Saya bukan khawatir kepada goloknya, tetapi khawatir jika masyarakat sering melanggar peraturan dan ini akan menjadi kebiasaan. Lama-lama jadi pembiaran, akhirnya para pelanggar merasa dirinya paling benar,” katanya.

Tri menilai, kemarahan pria yang terekam dalam video viral tersebut merupakan bentuk akumulasi dari pembiaran pelanggaran yang terjadi selama bertahun-tahun. Ia menyebut, selama ini banyak pelanggaran yang tidak ditindak secara tegas meski jelas melanggar aturan.

“Nah kemarahan inilah bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun ketika nggak pernah ditindak,” ucapnya.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas Satpol PP Kota Bekasi hendak menertibkan tempat penyimpanan kelapa berbahan besi yang berada di pinggir jalan, tepat di depan sebuah ruko di kawasan Teluk Pucung.

Saat proses pembongkaran berlangsung, seorang pria berbaju merah tiba-tiba memprotes tindakan petugas dan meminta agar bangunan tersebut tidak dibongkar.

“Woy, woy jangan yang ini,” teriak pria tersebut.

Adu mulut pun terjadi hingga pria berkepala plontos itu masuk ke dalam ruko dan kembali dengan membawa senjata tajam jenis golok. Ia kemudian mengancam petugas yang sebelumnya terlibat cekcok.

Menghadapi situasi tersebut, petugas mundur ke arah Wali Kota Bekasi saat golok diacungkan. Perekam video terdengar memperingatkan situasi yang membahayakan.

“Awas pak, awas pak wali, amankan itu (orangnya),” ucap perekam video.

Tri Adhianto terlihat sempat menjauh ketika pria tersebut mendekat sambil membawa golok. Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah Kapolres Metro Bekasi Kota memberikan pengertian kepada pria tersebut terkait penertiban yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi.
 

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut