get app
inews
Aa Text
Read Next : Potensi Energi Surya Indonesia Tembus 3.000 GW, PLTS Atap Jadi Andalan Transisi Energi

Tren Kendaraan Listrik Melonjak, Indonesia Bangun Ekosistem EV Terintegrasi

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:13 WIB
header img
Pengembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Foto/Ilustrasi/istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Pengembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan. Transformasi menuju mobilitas berbasis listrik kini tidak hanya bergantung pada kendaraan, tetapi juga pada kesiapan ekosistem pendukung yang terintegrasi.

Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon sekaligus mendukung transisi energi nasional. Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan jumlah kendaraan listrik di Tanah Air terus meningkat setiap tahun dan diproyeksikan mencapai lebih dari 2 juta unit pada 2030.

Seiring pertumbuhan tersebut, pembangunan infrastruktur pengisian daya juga terus diperluas di berbagai wilayah untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

Ekosistem kendaraan listrik atau EV Ecosystem mencakup sejumlah komponen penting yang saling terintegrasi, mulai dari kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, sistem energi, hingga platform digital yang memudahkan pengguna dalam mengakses layanan.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan perusahaannya turut mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan solusi berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

"Dukungan tersebut meliputi pengembangan konektivitas, integrasi sistem energi, serta solusi digital yang membantu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi penggunaan kendaraan listrik," ungkap Chipta dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Secara global, tren kendaraan listrik juga mengalami pertumbuhan signifikan. Laporan dari International Energy Agency mencatat jumlah kendaraan listrik di dunia telah melampaui 40 juta unit pada 2023, menandakan mobilitas berbasis listrik semakin menjadi pilihan utama di berbagai negara.

Chipta menilai perkembangan tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan EV Ecosystem akan membuat penggunaan kendaraan listrik semakin mudah diakses masyarakat.

"Tidak hanya memberikan alternatif mobilitas yang lebih ramah lingkungan, ekosistem ini juga mendorong terciptanya inovasi teknologi serta mendukung upaya menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan," ucapnya.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut