Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kekuatan Militer Meningkat! Presiden Prabowo Resmi Bentuk 204 Satuan Baru TNI dan 6 Kodam Baru
Advertisement . Scroll to see content

Puspom TNI Tahan 4 Oknum Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Rabu, 18 Maret 2026 | 16:02 WIB
  • author Danandaya Arya Putra
Puspom TNI Tahan 4 Oknum Prajurit dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
TNI menahan 4 prajurit terduga penyerang aktivis KontraS (foto: Danandaya Arya)

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Puspom TNI mengamankan empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, mengatakan keempat prajurit tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

"Sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman di tingkat penyelidikan," kata Yusri di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan, empat prajurit yang diamankan berinisial NDP berpangkat Kapten, SL dan BHW berpangkat Lettu, serta ES berpangkat Serda.

Menurut Yusri, pihaknya masih mendalami motif di balik dugaan penyiraman cairan berbahaya terhadap Andrie.

"Jadi kita masih mendalami motifnya," ujarnya.

Sebelumnya, Andrie Yunus diserang oleh dua orang tak dikenal usai mengikuti kegiatan perekaman siniar (podcast) di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata. Hasil pemeriksaan menunjukkan Andrie mengalami luka bakar hingga 24 persen.

Sementara itu, kepolisian telah meningkatkan status penanganan kasus penyiraman air keras ini ke tahap penyidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.
 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut