Pelaku Penyiraman Air Keras ke Lansia di Bumi Sani Tambun Diciduk Polisi
BEKASI, iNewsBekasi.id – Kasus penyiraman air keras yang menimpa seorang lansia di Perumahan Bumi Sani, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi akhirnya menemui titik terang. Polres Metro Bekasi berhasil menangkap pelaku penyerangan terhadap korban bernama Tri Wibowo (60).
Peristiwa yang sempat menghebohkan warga tersebut terjadi pada Senin (30/3/2026) dini hari, saat korban hendak menunaikan salat subuh. Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni membenarkan penangkapan pelaku.
“Sudah ditangkap pelakunya,” ungkap Sumarni, dikutip Jumat (3/4/2026). Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci identitas pelaku maupun kronologi penangkapan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyiraman air keras terjadi saat lingkungan sekitar masih sepi, tak lama setelah azan subuh berkumandang. Korban yang baru keluar rumah diduga telah diincar oleh pelaku.
Dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor terlihat mencurigakan di sekitar lokasi kejadian. Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan keduanya sempat berputar-putar sebelum akhirnya melancarkan aksi penyerangan.
“Dari rekaman terlihat mereka sudah mengikuti dari awal. Sempat muter dulu di gang, seperti menunggu momen yang tepat,” ujar Jefi Samhadi (59), warga setempat, Selasa (31/3/2026).
Pelaku diketahui menggunakan helm dan perlengkapan berkendara lengkap guna menyamarkan identitas. Saat kejadian, kondisi korban yang masih dalam masa pemulihan akibat stroke membuatnya berjalan perlahan. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Akibat penyiraman air keras itu, Tri Wibowo mengalami luka bakar serius di bagian wajah hingga tubuh. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi masih terus mendalami motif di balik aksi keji tersebut serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
Editor: Wahab Firmansyah