Kecelakaan Beruntun 11 Kendaraan di Jembatan Arah Grand Wisata Tambun, Truk Rem Blong Jadi Pemicu
BEKASI, iNewsBekasi.id – Kecelakaan beruntun melibatkan 11 kendaraan terjadi di Jalan Lambang Sari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (13/4/2026) sore. Insiden ini terjadi di jembatan arah Grand Wisata Tambun dan dipicu oleh truk Fuso bermuatan berat yang mengalami rem blong.
Dalam peristiwa tersebut, truk Fuso bernopol B 9676 TU menghantam delapan mobil dan melindas dua sepeda motor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah pengendara dilaporkan mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Lambang Sari menuju Kalimalang dengan kecepatan tinggi. Sopir diduga menambah laju kendaraan untuk melintasi jalur menanjak.
Namun nahas, saat mendekati persimpangan lampu merah, sistem pengereman truk tidak berfungsi.
"Saat melintas kondisi sedang lampu merah. Sopir berniat mengerem, namun nahas rem truk mengalami kendala hingga menabrak sejumlah mobil pribadi yang sedang berhenti di depan," kata saksi mata di lokasi kejadian, Senin (13/4/2026).
Dalam kondisi panik, sopir sempat berusaha membanting setir untuk menghindari korban lebih banyak. Namun kecelakaan beruntun tetap tidak terhindarkan.
Sedikitnya delapan mobil minibus mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan dan belakang akibat benturan keras. Sementara itu, dua sepeda motor mengalami kerusakan paling parah hingga hancur setelah terlindas truk.
Para korban yang mengalami luka ringan langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di Jalan Lambang Sari sempat lumpuh total. Kemacetan panjang hingga sekitar satu kilometer terjadi karena kendaraan yang terlibat menutup sebagian besar badan jalan.
Petugas dari Polsek Tambun Selatan bersama Satlantas Polres Metro Bekasi langsung turun ke lokasi untuk mengurai kemacetan dan melakukan evakuasi kendaraan.
"Saat ini truk Fuso bermuatan barang seberat dua ton tersebut sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Satlantas Unit Gakkum Polres Metro Bekasi," ujar petugas di lapangan.
Editor: Wahab Firmansyah