Wajib Tahu! Jurusan Teknik Berganti Nama Jadi Rekayasa, Ini Daftar Lengkapnya
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ternyata telah lebih dahulu mengatur perubahan nomenklatur jurusan teknik menjadi rekayasa di perguruan tinggi Indonesia.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademik dan Pendidikan Profesi.
Aturan yang ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi pada 9 September 2025 itu menjelaskan bahwa perguruan tinggi kini dapat menggunakan istilah “rekayasa” sebagai padanan nama program studi teknik.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek, Benny Bandanadjaja mengatakan pihaknya masih mengoordinasikan penjelasan resmi terkait perubahan nomenklatur tersebut.
“Saat ini kami sedang mengoordinasikan penjelasan lengkapnya agar informasi yang keluar lebih utuh,” ujar Benny, Jumat (15/5/2026).
Meski demikian, dalam aturan tersebut perguruan tinggi tetap diperbolehkan mempertahankan penggunaan istilah “teknik” pada nama program studinya.
Dalam keputusan Dirjen disebutkan bahwa perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH) dapat menggunakan nama program studi yang sepadan dengan nomenklatur dalam keputusan tersebut dan melaporkannya kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.
Artinya, perubahan istilah dari teknik menjadi rekayasa tidak bersifat wajib secara mutlak. Kampus masih memiliki fleksibilitas untuk menggunakan nomenklatur lama yang telah dikenal luas oleh masyarakat.
Dalam aturan terbaru itu, rumpun teknik menjadi satu-satunya bidang yang memiliki padanan nama baru berupa “rekayasa”. Sejumlah program studi yang sebelumnya menggunakan istilah teknik kini tercatat menggunakan nomenklatur rekayasa.
Beberapa nama program studi yang masuk dalam nomenklatur terbaru Kemendiktisaintek antara lain Rekayasa Berkelanjutan, Rekayasa Biomedis, Rekayasa Elektro, Rekayasa Industri, Rekayasa Kimia, Rekayasa Komputer, Rekayasa Mesin, Rekayasa Sipil, Rekayasa Telekomunikasi, hingga Rekayasa Transportasi.
Selain itu, terdapat pula program studi yang lebih spesifik seperti Rekayasa Energi Panas Bumi, Rekayasa Instrumentasi dan Automasi, Rekayasa Keselamatan Kebakaran, Rekayasa Material dan Metalurgi, Rekayasa Perkeretaapian, hingga Rekayasa Robotika dan Kecerdasan Buatan.
Kebijakan perubahan nomenklatur ini dinilai menjadi bagian dari penyesuaian sistem pendidikan tinggi Indonesia dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri modern.
1. Rekayasa Berkelanjutan
2. Rekayasa Bioenergi dan Kemurgi
3. Rekayasa Biomedis
4. Rekayasa Biosistem
5. Rekayasa Pertanian dan Biosistem
6. Rekayasa Pertanian
7. Rekayasa Dirgantara
8. Rekayasa Aeronautika
9. Rekayasa Elektro
10. Rekayasa Energi Terbarukan
11. Rekayasa Energi Panas Bumi
12. Rekayasa Tenaga Listrik 13. Rekayasa Sistem Energi 14. Rekayasa Fisika
15. Rekayasa Geodesi
16. Rekayasa Geofisika
17. Rekayasa Geologi
18. Rekayasa Geomatika
19. Rekayasa Pengindraan Jauh 20. Rekayasa Industri
21. Manajemen Rekayasa
22. Rekayasa Logistik
23. Rekayasa Industri dan Manajemen
24. Rekayasa Industri Pertanian
25. Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol
26. Rekayasa Instrumentasi dan Automasi
27. Rekayasa Kelautan
28. Rekayasa Perkapalan
29. Rekayasa Sistem Perkapalan
30. Rekayasa Transportasi Laut
31. Rekayasa Keselamatan
32. Rekayasa Keselamatan Kebakaran
33. Rekayasa Kimia
34. Rekayasa Bioproses
35. Rekayasa Komputer
36. Rekayasa Kosmetik
37. Rekayasa Lingkungan
38. Rekayasa Material
39. Rekayasa Metalurgi
40. Rekayasa Material dan Metalurgi
41. Rekayasa Mesin
42. Rekayasa Manufaktur
43. Rekayasa Mekatronika
44. Rekayasa Nuklir
45. Rekayasa Perminyakan
46. Rekayasa Minyak dan Gas 47. Rekayasa Pertambangan
48. Rekayasa Perumahsakitan 49. Rekayasa Sipil
50. Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan
51. Rekayasa Transportasi
52. Rekayasa Sumber Daya Air (Pengairan)
53. Rekayasa Perkeretaapian 54. Rekayasa Telekomunikasi 55. Rekayasa Hayati
56. Rekayasa Tekstil
Editor : Wahab Firmansyah