PLN Cikarang Pasok Listrik 520 kVA untuk Operasional Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi
BEKASI, iNewsBekasi.id- PT PLN (Persero) UP3 Cikarang menyediakan infrastruktur kelistrikan dengan pasokan daya sebesar 520 kilovolt ampere (kVA) untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.
Pasokan tersebut digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, fasilitas digital, sarana pendukung sekolah, serta aktivitas peserta didik di lingkungan asrama.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi mengawali operasionalnya dengan 427 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
Program pendidikan berasrama tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kelompok desil 1 dan desil 2, termasuk mereka yang belum bersekolah maupun sempat putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan belajar sungguh-sungguh, menghormati guru, menyayangi teman, dan terus menjaga cita-cita. Dari sekolah ini kami ingin lahir generasi yang mampu membawa perubahan bagi keluarga, daerah, serta bangsa,” kata Asep dikutip Jumat (4/9/2026).
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wardatul Asriah menuturkan, Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional yang mengintegrasikan pendidikan, pengasuhan, dan pembentukan karakter.
“Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus pendampingan yang menyeluruh selama tinggal di asrama,” kata Wardatul.
Plh Manager PLN UP3 Cikarang, Emi Murniasyi menyampaikan pihaknya telah menyediakan infrastruktur kelistrikan dengan pasokan daya sebesar 520 kilovolt ampere (kVA).
“Listrik memiliki peran penting dalam kehidupan sekolah berasrama yang aktivitasnya berlangsung sejak pagi hingga malam. Karena itu, PLN memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan dengan baik agar peserta didik dapat belajar dan menjalani kegiatan dengan aman serta nyaman,” ujar Emi.
Emi menjelaskan, PLN UP3 Cikarang juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memetakan kebutuhan daya, menyiapkan infrastruktur kelistrikan, serta memastikan kesiapan sistem sebelum sekolah mulai beroperasi.
“Sejak tahap persiapan, kami terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan kelistrikan sekolah dapat terpenuhi. Kini, pasokan daya sebesar 520 kVA telah tersedia dan siap mendukung operasional Sekolah Rakyat secara berkelanjutan,” jelasnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhammad Joharifin menegaskan, PLN siap mendukung berbagai program strategis nasional melalui penyediaan infrastruktur energi yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Sekolah Rakyat merupakan investasi penting dalam membangun kualitas generasi Indonesia. Di balik setiap ruang kelas yang terang, terdapat harapan dan cita-cita yang sedang tumbuh. Kami ingin listrik yang disediakan PLN menjadi energi yang mendukung anak-anak untuk belajar, berkembang, dan kelak membawa perubahan bagi keluarga serta lingkungannya.” ujar Joharifin.
Editor: Wahab Firmansyah