Kekeringan Landa 45 Desa di Kabupaten Bekasi, 10,1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
BEKASI, iNewsBekasi.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah menyalurkan sebanyak 10,1 juta liter air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi bencana kekeringan telah berdampak di 296 titik lokasi yang tersebar pada 45 desa di 13 kecamatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi mengatakan, selain berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan air masyarakat, kekeringan juga memengaruhi sektor pertanian. Tercatat sekitar 949 hektare lahan pertanian di 41 desa mengalami dampak kekeringan.
Distribusi air dilakukan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.
Selain distribusi air, dukungan juga diberikan melalui penyediaan toren air sebagai sarana penampungan di sejumlah wilayah terdampak.
"PMI Pusat memberikan 1 toren berkapasitas 5.000 liter dan 1 toren 2.000 liter ke Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, serta jumlah yang sama ke Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu," kata Dodi dikutip iNews Bekasi pada Senin (14/9/2026).
Dodi menuturkan, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Jakarta Metropolitan (BPBPK JAKMET) Kementerian Pekerjaan Umum juga memberikan bantuan toren melalui skema pinjam pakai, masing-masing 12 toren berkapasitas 2.000 liter ke Desa Karangharja, enam toren ke Desa Karangsegar, tiga toren ke Desa Sumberurip, dan tiga toren ke Desa Sumbereja, seluruhnya berada di Kecamatan Pebayuran.
Keberadaan toren tersebut membantu memperkuat penanganan di lapangan, khususnya sebagai tempat penampungan air yang telah didistribusikan kepada masyarakat.
Dodi mengajak masyarakat maupun dunia usaha yang memiliki armada mobil tangki untuk turut berpartisipasi membantu warga Kabupaten Bekasi yang terdampak kekeringan.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya teman-teman dari dunia usaha, untuk bersama-sama membantu warga Kabupaten Bekasi yang terdampak kekeringan,” ucapnya.
Editor: Wahab Firmansyah