Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Houthi Targetkan Makkah, Arab Saudi Pasang Badan Demi Masjidil Haram
Advertisement . Scroll to see content

Mencekam! Bandara Riyadh Diserang, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:06 WIB
  • author Anton Suhartono
Mencekam! Bandara Riyadh Diserang, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka
Serangan Houthi ke Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (10/10), menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya (Foto: UGC via AP)

RIYADH, iNewsBekasi.id– Serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (10/10/2026), menewaskan 12 orang dan menyebabkan 309 lainnya terluka. Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka serius dan dalam kondisi kritis.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi (GACA) mengumumkan jumlah korban tersebut pada Minggu (11/10/2026). Para korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Sementara itu, dari 309 orang yang terluka, beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis. Seluruh korban luka telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

GACA juga menyatakan serangan tersebut menyebabkan kerusakan properti di area bandara. Namun, tingkat kerusakan secara keseluruhan masih dalam proses penilaian oleh pihak berwenang.

Operasional Bandara Internasional King Khalid sempat dihentikan setelah serangan terjadi. Penutupan sementara dilakukan untuk mengevakuasi korban, memeriksa kerusakan, serta memastikan keamanan fasilitas bandara.

Penghentian operasional tersebut turut mengganggu aktivitas penerbangan di bandara internasional yang melayani ibu kota Arab Saudi itu.

Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan terhadap dampak serangan dan kondisi fasilitas sebelum operasional dapat kembali berjalan dengan aman.

Serangan pada Sabtu tersebut terjadi dua hari setelah tiga warga negara Arab Saudi tewas dalam dua serangan terpisah pada Kamis (8/10/2026). Sejumlah orang lainnya juga dilaporkan terluka dalam insiden sebelumnya.

Rentetan serangan terhadap fasilitas penerbangan di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur sipil dan keselamatan penumpang.

Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan pada Kamis. Namun, hingga laporan awal mengenai serangan terbaru pada Sabtu, kelompok tersebut belum mengklaim bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan 12 orang itu.

Pihak berwenang masih menelusuri kejadian tersebut di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah. 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut