BEKASI, iNews.id - Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Aloysius Suprijadi mengungkapkan pihaknya menerima sebanyak 83 kasus pelecehan seksual korban anak di bawah umur selama 2021. Semua kasus itu terjadi di wilayah hukum Kota Bekasi.
“Dalam setahun ini ada 83 kasus pelecehan seksual anak di bawah umur, yang terjadi di Kota Bekasi,” ujar Aloysius, Senin (3/1/2022).
Dijelaskannya, sebanyak 83 kasus tersebut sebagian sudah selesai. Namun, beberapa lainnya masih dalam proses penyelidikan.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pencabulan juga kerap terjadi pada lingkungan yang familiar dengan kehidupan sehari-hari korban. Oleh sebabnya dia mengimbau warga untuk tetap waspada.
“Memang kejadian pencabulan ini, kebetulan terjadi kepada lingkungan yang dikenalnya, tidak jauh dari lingkungan hidup sehari-hari,” jelasnya.
Jangan mudah percaya sama orang lain apalagi sama orang yang tidak kita kenali,” sambung dia.
Fakta ini, kata Aloysius, menjadi warning dan tanggung jawab dari unsur Pemda dan aparat. Di mana semua pihak mempunyai peran untuk melakukan tindakan preventif.
"Tentunya dengan kabar ini, menjadi warning untuk kita semua. Bukan hanya polisi saja yang bertanggungjawab dalam hal penindakan, tapi kegiatan pencegahannya yakni preventifnya harus dilakukan,” pungkasnya.
Editor : Eka Dian Syahputra
Artikel Terkait