Mahfud MD Ajak Masyarakat Lihat Rekam Jejak Calon Pemimpin

Nur Khabibi
Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD mengingatkan pemilih untuk melihat rekam jejak calon pemimpin. Sebab terkadang calon pemimpin menebar janji manis yang tidak dipahami. (Foto: TPN Ganjar-Mahfud)

BEKASI, iNewsBekasi.id- Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3 Mahfud MD mengingatkan pemilih untuk melihat rekam jejak calon pemimpin. Pasalnya, banyak yang menebar janji manis namun tidak memahami maksudnya.  

"Kalau yang berjanji, baca visi misi, kadang tidak begitu ngerti. Karena ada tim pakar yang membuatkan. Janjinya bagus, tapi terkadang enggak ngerti. Makanya, harus disesuaikan dengan rekam jejaknya," kata Mahfud saat silaturahmi dan halaqoh kebangsaan di Ponpes Abu Syamsuddin, Jalan Sidotopo, Semampir, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024). 

Dia mengatakan, rekam jejak calon pemimpin selama hidup dan karier yang telah dijalani akan menentukan kesesuaian dengan janji dan visi misi yang dituliskan. 

Dia mencontohkan pemimpin yang mengaku sederhana, namun hidupnya bergelimang harta dan rumahnya mewah. 

Ia mengambil contoh,  kalau mau jadi pemimpin sederhana tetapi hidupnya, bergelimang harta, tanahnya ratusan ribu hektar, rumahnya mewah.  

"Janji kalau jadi mau melindungi HAM, gimana wong bermasalah. Mau menegakkan hukum, tapi sering melanggar hukum. Lihat latar belakangnya, hidupnya bagaimana, pernah malakukan apa saja," ujarnya.  

Mahfud menegaskan, pemilu merupakan hajatan yang penting karena menentukan masa depan bangsa. Sebab, bangsa yang kelahiran dan konstitusinya dibidani salah satunya oleh pesantren dan kiai-kiai NU ini, wajib dipertahankan.  

Jika negara maju, umat Islam juga akan maju dengan sendirinya. Pesantren juga maju. 

"Ini karena ada Tanah Air, NKRI yang kosmopolit. Jadi pemilu itu untuk menjaga negara. Pilihlah karena hati nurani dan bukan karena ditekan dan ancaman. Bukan karena kalau menang, jadi menteri, didukung jadi gubernur. Kalau enggak milih, disebar fotonya, dibongkar kasusnya," ucapnya. 

Mahfud mengingatkan, rakyat wajib datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 14 Februari 2024.  

"Cari yang bagus. Kalau saya dipercaya saya akan berusaha dengan sekeras tenaga agar menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur. Merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," katanya.  

Di akhir acara, 350 lebih tokoh dan kiai se Jawa Timur, dipimpin Pengasuh Ponpes Abu Syamsuddin, Dr KH Husni Mubarok, membacakan deklarasi siap memenangkan Ganjar-Mahfud pada 14 Februari mendatang.
 

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network