Hadapi Risiko Siber, PLN Icon Plus Perkuat Jaringan Privat Lewat Layanan IPVPN

Wahab Firmansyah
Layanan Internet Protocol Virtual Private Network (IPVPN) sebagai solusi jaringan privat untuk kebutuhan korporasi. Foto/Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id- Memasuki awal tahun, kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang aman dan andal semakin menguat seiring meningkatnya aktivitas ekonomi digital. Transformasi digital kembali menjadi agenda utama lintas sektor, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Pemerintah menempatkan transformasi digital sebagai salah satu prioritas pembangunan. Menteri Rachmat Pambudy menyatakan bahwa transformasi tersebut mencakup lima dimensi utama, mulai dari penguatan infrastruktur digital, peningkatan literasi masyarakat, hingga pengembangan ekonomi digital berbasis teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan dan satelit. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk memastikan sistem komunikasi dan pertukaran data yang aman, stabil, dan terintegrasi sejak awal tahun.

Di tengah meningkatnya lalu lintas data, risiko kebocoran informasi dan serangan siber juga menjadi tantangan serius bagi dunia usaha. Sejumlah laporan media teknologi dan ekonomi menunjukkan bahwa insiden keamanan siber masih kerap terjadi, terutama pada sistem jaringan yang terhubung langsung dengan internet publik.

Menjawab tantangan tersebut, PLN Icon Plus menghadirkan layanan Internet Protocol Virtual Private Network (IPVPN) sebagai solusi jaringan privat untuk kebutuhan korporasi. Layanan ini memungkinkan perusahaan menghubungkan kantor pusat, kantor cabang, hingga unit operasional melalui jaringan tertutup yang aman dan terisolasi dari internet publik.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana menegaskan, keandalan jaringan menjadi faktor krusial dalam mendukung transformasi digital perusahaan sejak awal tahun.

“IPVPN kami rancang sebagai fondasi jaringan privat yang aman agar perusahaan dapat menjalankan proses bisnis tanpa khawatir terhadap risiko gangguan maupun kebocoran data,” kata Chipta dalam keterangannya pada Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, IPVPN PLN Icon Plus mendukung pertukaran data internal perusahaan secara lebih stabil dan terlindungi, termasuk untuk akses aplikasi bisnis, sistem keuangan, dan platform operasional lainnya.

“Awal tahun adalah momentum penting bagi perusahaan untuk mengeksekusi rencana bisnis. Infrastruktur jaringan yang stabil akan menentukan kelancaran operasional sepanjang tahun,” katanya.

Selain aspek keamanan, IPVPN PLN Icon Plus juga menawarkan keandalan layanan melalui pengelolaan jaringan secara profesional. Sistem monitoring dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas koneksi dan meminimalkan potensi downtime, terutama saat ketergantungan terhadap sistem digital semakin tinggi.

Menurut Chipta, layanan IPVPN tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang transformasi digital nasional.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan jaringan korporasi yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus mendukung transformasi digital yang berkelanjutan dan berdaya saing,” tegasnya.

Dengan memanfaatkan IPVPN, perusahaan dapat membangun fondasi jaringan yang lebih matang sejak awal tahun. Infrastruktur yang aman dan stabil dinilai menjadi investasi penting untuk menghadapi dinamika bisnis, sekaligus mendukung agenda transformasi digital yang terus berkembang.

Sebagai bagian dari pengembangan solusi digital nasional, PLN Icon Plus terus memperkuat perannya dalam menyediakan layanan jaringan yang andal, aman, dan terintegrasi bagi dunia usaha di Indonesia.

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network