Dari Suriah, Palestina hingga Afrika: Program Internasional Qudwah Indonesia Sabet Penghargaan

Abdullah M Surjaya
Qudwah Indonesia meraih penghargaan Fundraising Program Internasional Terbaik pada ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025. Foto/IST

BEKASI, iNewsBekasi.id - Qudwah Indonesia meraih penghargaan Fundraising Program Internasional Terbaik pada ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025 atas pengelolaan program penggalangan dana lintas negara yang dinilai berdampak, transparan, dan akuntabel.

Sebelumnya, pada 2024 Qudwah Indonesia juga menerima penghargaan Platform Fundraising Digital Terbaik (Non-LAZ). Capaian tersebut menegaskan peran lembaga ini dalam menghadirkan praktik pengelolaan fundraising yang profesional dan berkelanjutan.

Direktur Program Qudwah Indonesia, Erwan Zaenal, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi lembaga untuk terus memperkuat peran dalam menjembatani kepedulian masyarakat Indonesia terhadap isu-isu kemanusiaan global.

“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada pimpinan, pembina, donatur, mitra, relawan, dan masyarakat yang mempercayakan amanah kemanusiaan kepada Qudwah Indonesia. Kami berkomitmen menjaga integritas, transparansi dari setiap program,” kata Erwan, Kamis (29/1/2026).

Indonesia Fundraising Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada lembaga dan institusi yang dinilai berhasil menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan fundraising secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

Berdasarkan laporan The State of Food Security and Nutrition in the World (SOFI) 2025 yang disusun FAO, UNICEF, WFP, WHO, dan IFAD, sekitar 673 juta orang di dunia masih mengalami kelaparan.

Kawasan Asia Barat dengan 12,7 persen penduduk atau lebih dari 39 juta orang hidup dalam kondisi rawan pangan. Kondisi ini menunjukkan Sustainable Development Goals (SDG) 1 Tanpa Kemiskinan dan SDG 2 Tanpa Kelaparan masih menghadapi tantangan besar.

Sepanjang 2025 menjalankan kolaborasi kemanusiaan internasional di sejumlah negara, antara lain Suriah, Turki, Yaman, serta beberapa negara di Afrika. Program yang dijalankan meliputi siaga bencana, qurban, Ramadhan, dan penyediaan air bersih, dengan capaian 10.300 penerima.

Pada 2026, Qudwah Indonesia berencana memperluas program internasional ke sektor penyediaan pangan, layanan kesehatan, dan pendidikan melalui kerja sama lintas negara. Qudwah Indonesia juga menaruh perhatian besar pada bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

Sepanjang 2025, lembaga ini menyalurkan bantuan pangan, layanan kesehatan, air bersih, program Ramadhan dan qurban, bantuan musim dingin, serta dukungan bagi mustahiq, dengan total lebih dari 155.600 penerima manfaat.

Memasuki 2026, Qudwah Indonesia menargetkan penguatan peran kemanusiaan melalui sejumlah inisiatif, antara lain pembukaan kantor cabang di Gaza, pembangunan Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar, serta program pemberdayaan masyarakat di Palestina.

Di tingkat nasional dan daerah, kiprah Qudwah Indonesia juga mendapat apresiasi dari pemerintah. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai Qudwah Indonesia konsisten dalam kerja-kerja kemanusiaan, terutama pada fase pemulihan pascabencana.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan bencana, terutama pada fase pemulihan. Dukungan lembaga kemanusiaan sangat dibutuhkan,” kata Tri Adhianto, Kamis (29/1/2026).

Editor : Abdullah M Surjaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network