Tren Granit 2026, Usung Sentuhan Mitologi Romawi dengan Tampilan Modern

Tedy Ahmad
Material granit tetap menjadi primadona dalam dunia desain interior dan arsitektur. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Material granit tetap menjadi primadona dalam dunia desain interior dan arsitektur. Dikenal sebagai batu alam premium yang kokoh, tahan panas, serta memiliki motif alami unik di setiap lempengnya, granit terus mempertahankan daya tariknya meski sempat mendapat persaingan dari material rekayasa seperti quartz.

Memasuki 2026, penggunaan granit menunjukkan arah tren baru, baik dari sisi warna, pola, maupun teknik aplikasi. Pergeseran ini terlihat dari peluncuran 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra 100x100 cm yang diperkenalkan oleh Roman.

Langkah tersebut ditegaskan sebagai strategi memperkuat posisi di pasar granit premium sekaligus merespons kebutuhan desain yang mengedepankan tampilan tanpa banyak sambungan atau seamless.

“Ini merupakan langkah untuk mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar granit premium, sekaligus menjawab kebutuhan tren desain interior dan arsitektur dengan tampilan seamless,” kata Willie Low, Pimpinan Roman & Quadra.

Koleksi Xtra 100x100 cm menghadirkan tiga efek spesial sebagai pembeda. Pertama, Diamond Effect yang memberikan kilau menyerupai berlian ketika terkena cahaya. Teknologi ini diterapkan pada seri dNocturna yang menampilkan motif marmer hitam dengan urat putih kontras.

Kedua, Gloss on Matt, yakni perpaduan permukaan matt dengan urat mengilap yang memberikan dimensi visual lebih hidup. Efek ini tampak pada koleksi dFalacer dengan motif batu alam abu-abu berurat cokelat berkilau.

Ketiga, Baby Skin, inovasi permukaan matt dengan tekstur lembut menyerupai kulit bayi. Teknologi tersebut diaplikasikan pada koleksi dVesta bermotif batu alam abu-abu, menghadirkan sensasi sentuhan yang berbeda.

Dari sisi ukuran, dimensi 100x100 cm menjadi pembaruan signifikan melengkapi ukuran sebelumnya 80x80 cm dan 120x60 cm. Ukuran yang lebih besar membuat garis nat atau sambungan antargranit semakin minim. Dampaknya, ruangan tampak lebih lapang, rapi, serta memancarkan kesan mewah yang subtil.

Tak hanya unggul dari aspek teknis, seri ini juga mengusung inspirasi mitologi Romawi. Koleksi dApollo, misalnya, menampilkan desain semen ekspos yang terinspirasi dari sosok Dewa Apollo sebagai simbol keseimbangan dan harmoni. Sementara itu, dSaturn mengangkat konsep endmatch motif marmer putih berurat abu-abu yang saling tersambung antar kepingan, merepresentasikan makna kesuburan berkelanjutan.

Dengan inovasi teknologi permukaan, dimensi ekstra besar, serta narasi estetika yang kuat, tren granit 2026 memperlihatkan bahwa material alami ini tetap relevan sebagai elemen utama untuk menciptakan ruang hunian maupun komersial yang elegan dan berkelas.

Editor : Tedy Ahmad

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network