7 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Udara Sejuk hingga Tidak Hujan

Widaningsih
Tanda terjadinya malam Lailatul Qadar bisa diketahui umat Islam. Foto ilustrasi Dok iNews.id

BEKASI, iNewsBekasi.id - Tanda terjadinya malam Lailatul Qadar bisa diketahui umat Islam, tetapi tidak ada yang tahu dengan tepat mengenai waktu datangnya malam istimewa tersebut. Lalu, seperti apa tanda Lailatul Qadar itu?

Lailatul Qadar adalah malam yang didambakan setiap muslim mengingat keutamaannya lebih baik dari 1.000 bulan atau 83 tahun 4 bulan. 

Dengan mengetahui tanda-tanda malam tersebut akan membantu umat muslim memaksimalkan amalan ibadahnya. Berdasarkan hadis yang shahih, Lailatul Qadar akan terjadi di salah satu malam di antara 10 malam terakhir bulan Ramadan. Sebagaimana sabda beliau dalam hadis berikut: 

تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ 

Artinya: "Carilah malam Lailatul qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Al-Bukhari dan Muslim) 

Maka, selama periode waktu tersebut umat muslim seharusnya berlomba-lomba untuk mendapatkan keberkahan dan pahala dari amalan yang dikerjakannya pada malam Lailatul Qadar. 

Tanda Malam Lailatul Qadar 

1. Udara yang Sejuk dan Tenang

Malam Lailatul Qadar sangatlah istimewa ditandai dengan udara yang sejuk dan malam yang tenang. Ibnu Abbas radliyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

"Lailatulqadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah." (Hadis Hasan) 

2. Cuaca Cerah dan Tidak Ada Hujan

Tanda lain dari malam Lailatul Qadar dapat dirasakan dengan suasana malam yang cerah, terang, tidak berawan, tidak ada hujan, dan angin berembus dengan lembut. Sebagaimana Hadis dari Watsilah bin al-Asqo' 
Rasulullah SAW bersabda: "Lailatulqadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)." (HR at-Thabrani) 

3. Bulan dalam Posisi Separuh 

Tanda lain malam Lailatul Qadar yang bisa dikenali adalah munculnya bulan dalam posisi separuh. Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu pernah berkata: "Kami pernah berbincang tentang Lailatulqadar di sisi Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, beliau berkata: "Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan." (HR Muslim) 

4. Suhu Udara Tidak Terlalu Dingin atau Panas 

Keadaan alam yang tenang dan lebih hening ternyata juga mempengaruhi suhu udara di malam yang mulia ini. Pada malam Lailatul Qadar, suhu udara di bumi tidak terlalu panas ataupun terlalu dingin sehingga sangat mendukung untuk melakukan amalan ibadah yang perlu dilakukan dengan khusyu’. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Ath Thoyalisi dari Ibnu Abbas Rahimahullah. 

Di dalam hadis tersebut Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang tentram dan tenang serta tidak terlalu panas ataupun dingin. Sementara itu, pagi harinya sang fajar terbit dengan sinar yang berwarna merah. 

5. Langit Bersih  

Di dalam hadis riwayat Ahmad yang disebutkan sebelumnya telah disebutkan bahwa keadaan langit di malam Lailatul Qadar terlihat bersih dan tidak tampak adanya bintang-bintang. Tentu kondisi ini sangat berbeda dengan keadaan langit pada umumnya yang penuh dengan bintang-bintang jika hari tidak hujan. 

Perbedaan yang sangat jelas ini menjadi salah satu ciri-ciri malam Lailatul Qadar. Jika di suatu malam di antara 10 malam terakhir Ramadan ternyata tidak terlihat bintang-bintang dan langit terlihat begitu bersih, maka kemungkinan besar malam itu merupakan Lailatul Qadar. 

Malam yang mulia ini juga dipercaya menjadi malam dimana banyak malaikat akan turun ke bumi untuk mendoakan umat muslim yang beribadah dan beramal shalih. Maka, tidak ada setan yang akan mengganggu orang-orang yang sedang berusaha mengisi malam ini untuk mendapatkan lebih banyak pahala. 

6. Gerimis Kecil 

Meskipun hadis riwayat Ahmad menyebutkan tidak ada hujan pada malam mulia ini, namun sebagian ulama meyakini bahwa hujan atau gerimis merupakan salah satu ciri-ciri malam Lailatul Qadar. Pendapat ini didasarkan pada peristiwa saat Rasulullah SAW diberikan mimpi yang menunjukkan waktu datangnya Lailatul Qadar. 

Masjid yang ada di jaman para nabi masih beralaskan tanah dan ditopang dengan tiang-tiang dan pelepah kurma, sedangkan atapnya dari daun kurma. Maka, jika hujan turun, lantai masjid akan basah. Allah SWT sengaja membuat Rasulullah SAW lupa ketika bermimpi tentang datangnya malam Lailatul Qadar. 

Namun, Rasulullah SAW ternyata masih mengingat sedikit bahwa pada malam tersebut dahinya terkena bekas lumpur. Hal ini diketahui oleh para sahabatnya ketika beliau menengokkan kepala untuk salam ketika salat dan meyakini bahwa malam harinya telah terjadi Lailatul Qadar. 

Hujan atau gerimis ini tidak bisa dijadikan patokan yang pasti akan terjadinya malam Lailatul Qadar karena malam tersebut pun bisa terjadi saat langit cerah. 

7. Matahari Terbit Sempurna tapi Tidak Menyengat

Ciri-ciri malam Lailatul Qadar biasanya baru bisa dirasakan oleh umat muslim bukan pada saat terjadinya, melainkan setelah momen tersebut terlewati. Maka, sebagian muslim tidak terlalu fokus memperhatikan tanda-tandanya pada malam hari namun justru pada keeseokan harinya. 

Suasana keesokan hari setelah malam Lailatul Qadar terjadi cukup berbeda dengan kondisi pagi pada hari-hari biasanya. Yang membedakannya adalah keadaan matahari yang terbit dari ufuk timur. Matahari akan terlihat terbit dengan keadaan yang sempurna, namun cahayanya cenderung lebih redup. Sehingga sinar matahari yang menyinari seluruh penjuru bumi juga tidak terasa menyengat. Hal ini disebutkan oleh hadist riwayat Muslim dari Ubay bin Ka’ab dimana Rasulullah menyampaikan bahwa keesokan hari setelah Lailatul Qadar, matahari terbit dan meninggi bak nampan. 

Kondisi matahari ini tentu menunjukkan bahwa Lailatul Qadar itu tidak hanya memberi ketenangan dan kenyamanan pada malam harinya saja.

Editor : Tedy Ahmad

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network