Usai Longsor Maut, Pemprov DKI Tutup Zona 4 TPST Bantar Gebang

Abdullah M Surjaya
Gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, mengalami longsor dan menimbun sejumlah kendaraan. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.idPemprov DKI Jakarta menutup sementara Zona 4 TPST Bantar Gebang setelah terjadi longsor gunungan sampah yang menewaskan lima orang pada Minggu (8/3/2026). Penutupan dilakukan untuk menstabilkan area terdampak sekaligus mempercepat proses evakuasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa zona yang terdampak merupakan salah satu area utama penampungan sampah dari Jakarta.

Menurutnya, setiap hari Zona 4 TPST Bantar Gebang menampung sekitar 7.300 hingga 7.500 ton sampah, yang diangkut oleh sekitar 1.200 rit truk sampah.

“Saat ini Zona 4 kami tutup total untuk proses evakuasi. Kami juga sedang mencari titik buang alternatif di zona lain agar tidak terjadi penumpukan sampah di Jakarta,” ungkap Asep di TPST Bantar Gebang, Minggu (8/2/2026) malam.

Sebagai langkah antisipasi agar pengelolaan sampah di Jakarta tetap berjalan, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan pengoperasian Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara.

Fasilitas tersebut dijadwalkan mulai beroperasi dalam waktu dekat untuk membantu mengurangi beban pengolahan sampah, meskipun kapasitas operasionalnya belum maksimal.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penumpukan sampah di ibu kota selama proses penanganan longsor di TPST Bantar Gebang berlangsung.

Insiden longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang memicu Operasi Tanggap Darurat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur tim gabungan, antara lain: Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD DKI Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Polsek Bantar Gebang, Koramil Bantar Gebang. “Prioritas utama kami adalah keselamatan petugas, penanganan korban, dan percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun,” jelas Asep.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari sebelumnya mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Empat korban tewas yang telah teridentifikasi yaitu: Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno, Irwan Suprihatin (42).

Selain itu, dua orang lainnya dilaporkan selamat. Tim SAR hingga kini masih melakukan pencarian kemungkinan korban lain yang tertimbun longsoran sampah.

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network