Kapolri Sebut Angka Kecelakaan Mudik 2026 Turun 40 Persen, DPR Apresiasi Kinerja Polri

Wahab Firmansyah
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini tidak lepas dari berbagai langkah antisipasi yang dilakukan jajaran kepolisian di berbagai daerah. Salah satunya seperti yang dilakukan Polres Metro Tangerang Kota dengan menerjunkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir dan pemudik.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian.

“Saya mengapresiasi langkah Polres Metro Tangerang Kota, serta Polres di wilayah lainnya, yang melakukan pemeriksaan kesehatan kepada sopir dan pemudik. Ini adalah bentuk antisipasi dari berbagai kecelakaan lalu lintas yang kerap kali terjadi saat mudik. Kita tahu, perjalanan panjang dan lalu lintas yang padat saat mudik sangat bisa menyebabkan kecelakaan. Karenanya kondisi supir dan pemudik yang fit dan sehat ini sangat penting. Dalam hal ini, antisipasi Polri luar biasa,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (19/3).

Sahroni menilai, berbagai inovasi dan terobosan dari kepolisian di daerah turut berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan selama musim mudik tahun ini.

“Dalam statementnya Pak Kapolri hari ini disebutkan bahwa angka kecelakaan mudik sejauh ini turun hingga 40%. Ini patut diapresiasi dan inisiatif-inisiatif seperti yang dilakukan Polres Metro Tangerang Kota termasuk hal yang berkontribusi atas penurunan ini. Jadi tentu kita tunggu inisiatif serupa dari jajaran kepolisian lainnya,” tutupnya.

Selain aspek keselamatan, Sahroni juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat di jalur mudik agar terbebas dari praktik pungutan liar (pungli).

“Makanya, saya turut mendorong seluruh jajaran kepolisian di daerah-daerah jalur mudik untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat dan menyeluruh. Jangan sampai ada pemudik yang dipaksa bayar pungli dengan berbagai macam modus. Ini penyakit lama yang selalu kambuh. Harus ditindak tegas, agar masyarakat bisa benar-benar merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” tegas Sahroni.

Ia menambahkan, keamanan dan kenyamanan pemudik merupakan hak yang harus dijamin, termasuk terbebas dari gangguan selama perjalanan.
 

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network