BATANG, iNewsBekasi.id – Perjalanan mudik yang seharusnya penuh harapan berubah menjadi tragedi bagi rombongan asal Bekasi. Sebuah mobil Mitsubishi Xpander mengalami kecelakaan fatal setelah menabrak bus yang mogok di ruas Tol Batang-Semarang, tepatnya di KM 368 wilayah Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026).
Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas diketahui bernama Andi N Darto yang merupakan pengemudi, serta penumpang Athaya Rizki Witarajaya.
Diperoleh informasi, kecelakaan bermula saat mobil Xpander bernopol B 2135 KZI yang dikemudikan Andi N Darto melaju dari arah Bekasi menuju Solo. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi berniat mendahului kendaraan di depannya melalui jalur kanan.
Nahas, di saat yang bersamaan, terdapat sebuah bus bus jurusan Malang-Jakarta dengan nomor polisi N 7008 UB yang sedang berhenti darurat di bahu jalan karena mengalami kerusakan mesin (mogok). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat pun tidak terhindarkan. Bagian depan minibus tersebut ringsek parah setelah menghantam bagian belakang bus.
Akibat benturan keras tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Andi N Darto (sopir minibus) dan Athaya Rizki Witarajaya (penumpang).
Dua penumpang lainnya berhasil selamat dari maut meski mengalami luka-luka, yaitu Dian Arinta Widya dan Ariya Satya Rizki. Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Weleri, Kendal, untuk penanganan lebih lanjut.
Dokter jaga RSI Kendal, dr Ika Ayu Hermawati mengatakan, empat korban kecelakaan tersebut masuk ke rumah sakit sekitar pukul 11.30 WIB.
"Ada empat korban yang masuk ke IGD. Namun, setelah dilakukan upaya medis, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya saat ini masih dalam perawatan intensif," ujar dr. Ika Ayu Hermawati, Kamis (19/3/2026).
Hingga kini, kedua jenazah korban masih berada di kamar mayat RSI Kendal menunggu pihak keluarga, sedangkan korban selamat masih menjalani observasi medis di ruang IGD. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Batang juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
