BEKASI, iNewsBekasi.id – Salat Idulfitri beserta tata caranya penting diketahui umat Islam, terutama menjelang pelaksanaan salat Ied. Pemahaman yang benar akan membantu ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat.
Niat Salat Idulfitri
Dalam hadis, tidak ditemukan lafaz khusus niat salat Idulfitri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat melaksanakan ibadah dengan niat dalam hati tanpa dilafazkan.
Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam kitab Fiqih Islam wa Adillatuhu menjelaskan bahwa seluruh ulama sepakat tempat niat adalah di hati. Melafazkan niat bukan syarat sah, namun menurut jumhur ulama hukumnya sunnah karena membantu menghadirkan niat.
Sementara itu, mazhab Maliki berpendapat bahwa yang terbaik adalah tidak melafazkan niat karena tidak berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
Meski demikian, berikut lafaz niat yang umum diajarkan:
Niat sebagai makmum:
اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya niat salat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat sebagai imam:
اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya niat salat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
