BEKASI, iNewsBekasi.id– Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di wilayah Bekasi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat lonjakan jumlah penumpang yang tiba, khususnya di Stasiun Bekasi.
Hingga Selasa (24/3/2026) pukul 09.00 WIB, sebanyak 7.708 penumpang tercatat turun di Stasiun Bekasi. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah Daop 1, sekaligus menegaskan Bekasi sebagai pintu utama arus balik menuju kawasan penyangga Jakarta.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 52.926 orang, melampaui angka keberangkatan yang tercatat sebanyak 41.755 penumpang.
“Kami melihat tren arus balik sudah mulai terjadi, dengan jumlah kedatangan lebih tinggi dibanding keberangkatan,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo, Selasa (24/3/2026).
Meski Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir masih menjadi titik kedatangan terbesar, lonjakan di Bekasi menunjukkan tingginya mobilitas warga yang kembali ke kawasan hunian penyangga ibu kota.
Sebagai salah satu kota dengan populasi komuter terbesar, Bekasi menjadi tujuan utama para pemudik yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya. KAI memperkirakan puncak arus balik masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Dalam periode arus balik Lebaran 2026, jumlah penumpang yang tiba setiap hari berkisar antara 48 ribu hingga lebih dari 52 ribu orang.
Mayoritas penumpang berasal dari sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.
KAI juga mengungkapkan bahwa hingga 1 April 2026 masih tersedia lebih dari 253 ribu kursi untuk perjalanan arus balik. Artinya, masyarakat yang belum mendapatkan tiket masih memiliki kesempatan untuk kembali ke Jakarta dan sekitarnya.
Selama masa Angkutan Lebaran tahun ini, tingkat okupansi kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 76 persen, dengan total penjualan tiket menembus lebih dari 822 ribu.
KAI mengimbau masyarakat, khususnya para penjemput di stasiun-stasiun padat termasuk Bekasi, agar mengatur waktu kedatangan serta memanfaatkan transportasi umum.
Selain itu, penumpang juga diminta untuk tidak membawa barang berlebihan demi menjaga kenyamanan bersama di tengah lonjakan arus balik. Bekasi diprediksi tetap menjadi salah satu titik krusial dalam pergerakan arus balik Lebaran 2026.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
