Kepala Posko Wilayah Aceh yang juga Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA, menegaskan bahwa skema Cash for Work memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi rumah tangga masyarakat. Melalui Cash for Work, warga terlibat langsung dalam pemulihan wilayahnya sekaligus mendapatkan penghasilan instan untuk membantu kebutuhan mereka pasca lebaran," ujar Safrizal ZA, yang juga pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi serta ketepatan dalam penyaluran hak pekerja. Setiap peserta program akan menerima upah harian berupa uang lelah sebesar Rp120.000 dan uang makan Rp45.000.
“Prinsip kita adalah transparansi dan efektivitas. Dana ini disalurkan langsung secara tunai kepada masing-masing pekerja di lapangan. Kita ingin semangat gotong-royong ini tetap terjaga, namun hak ekonomi masyarakat tetap menjadi prioritas utama untuk segera dicairkan," pungkasnya.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memastikan wilayah terdampak di Aceh pulih secara optimal dengan prinsip build back better.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
