Sadis! Rekan Kerja Bunuh dan Mutilasi Karyawan di Bekasi, Jasad Disimpan di Freezer

Abdullah M Surjaya
Lokasi pembunuhan terhadap Abdul Hamid yang jasadnya disimpan dalam freezer di Serang Baru, Kabupaten Bekasi. (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNewsBekasi.id – Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mulai menemukan titik terang. Dua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut diketahui merupakan rekan kerja korban.

Keduanya telah diamankan oleh Polda Metro Jaya dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Korban bernama Abdul Hamid (39) ditemukan tewas mengenaskan di dalam freezer kios ayam geprek tempatnya bekerja. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban tidak utuh, dengan bagian tangan dan kaki hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Peristiwa ini terungkap pada Sabtu (28/3/2026) pagi, saat pemilik usaha berinisial AL kembali dari mudik ke Cilacap dan mendatangi rukonya. Ia mulai curiga ketika mencium bau tidak sedap yang berasal dari freezer dalam kondisi terkunci.

Saat dibuka, AL justru menemukan tubuh karyawannya tergeletak di antara tumpukan ayam beku dalam kondisi terbungkus kain dan plastik.

Selain penemuan jasad korban, dua unit sepeda motor dan uang tunai milik usaha juga dilaporkan hilang. Hal ini memperkuat dugaan adanya unsur perampokan dalam kasus tersebut.

Pelaku Sudah Ditangkap, Motif Masih Didalami

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim memastikan dua pelaku telah diamankan dan kini tengah diperiksa secara intensif.

“Dua orang sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses pendalaman,” kata Rohim kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkap motif di balik pembunuhan sadis tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap dan latar belakang kejadian.

Editor : Wahab Firmansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network