JAKARTA, iNewsBekasi.id– Sebanyak 178.981 peserta dinyatakan lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) akademik dan vokasi. Seleksi ini melibatkan total 146 PTN di seluruh Indonesia.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2026, Eduart Wolok, menjelaskan bahwa total daya tampung SNBP 2026 mencapai 189.017 kursi yang terbagi antara PTN akademik dan vokasi.
Untuk PTN akademik, tersedia 162.116 kursi dengan jumlah pendaftar mencapai 774.263 peserta. Namun, tidak semua kursi terisi penuh.
"Yang diterima 155.543 (PTN akademik), jadi tidak 100 persen kursi terisi. Kursi yang terisi 95,95 persen dari 162.116," katanya, dikutip dari YouTube SNPMB ID, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, pada jalur vokasi, dari total daya tampung 26.929 kursi, sebanyak 23.438 peserta berhasil lolos seleksi SNBP 2026.
"Persentase yang diterima 87,04 persen," lanjutnya.
Eduart juga mengungkapkan bahwa total peserta yang mendaftar SNBP 2026 mencapai 806.242 siswa. Adapun kuota SNBP ditetapkan minimal 20 persen dari total penerimaan masing-masing PTN.
"SNBP melibatkan PTN akademik atau universitas dan institut, lalu PTN vokasi atau politeknik, dan PTKIN atau yang dikenal dengan UIN," ujarnya.
Selain SNBP, jalur seleksi lain yang sedang berlangsung adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Jalur ini memiliki kuota minimal 40 persen untuk PTN berstatus BLU dan Satker, serta minimal 30 persen untuk PTN Badan Hukum (PTN BH).
Dari sisi jenjang pendidikan, daya tampung SNBP 2026 terdiri dari program D3 sebanyak 15.758 kursi, D4 sebanyak 24.061 kursi, dan S1 sebanyak 149.198 kursi.
Jumlah sekolah yang melakukan finalisasi data tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan, yakni mencapai 25.679 sekolah. Sementara jumlah siswa eligible tercatat sebanyak 987.248 orang.
"Siswa finalisasi nilai ada 981.172, tidak semua yang finalisasi nilai itu mendaftar dan siswa yang mendaftar SNBP ada 806.242," pungkasnya.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
