BMKG Prediksi Kemarau Panjang 300 Hari, Warga Bekasi Diminta Siap-Siap

Abdullah M Surjaya
BMKG prediksi kemarau panjang hingga 300 hari. Foto/Ilustrasi/Okezone

Upaya pelestarian lingkungan juga perlu ditingkatkan, seperti menjaga pohon lindung di sekitar permukiman dan aktif dalam program penghijauan.

Dari sisi kesehatan, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyakit akibat debu selama musim kemarau. Ketersediaan air bersih juga harus tetap dipastikan.

Warga juga diimbau untuk rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG sebagai langkah antisipasi dini terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang

BMKG mencatat sebagian wilayah Bekasi, khususnya wilayah utara, telah memasuki musim kemarau lebih awal sejak Maret 2026.

Prakirawan BMKG Jawa Barat, Vivi Indhira Purnaningtyas, menyebutkan bahwa durasi musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dari biasanya.

Bahkan, di beberapa wilayah Bekasi, musim kemarau berpotensi berlangsung hingga 28–30 dasarian atau sekitar 300 hari.

Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diprediksi mulai aktif pada akhir April hingga pertengahan tahun dengan intensitas lemah hingga moderat.

Secara umum, sebagian besar wilayah Jawa Barat diperkirakan mengalami musim kemarau yang datang lebih cepat dan cenderung lebih kering dibandingkan kondisi normal.

BMKG pun mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, seperti kekeringan, berkurangnya ketersediaan air, gangguan irigasi pertanian, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network