BEKASI, iNewsBekasi.id – Sebanyak 10 korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, hingga Senin (4/5/2026). Dari jumlah tersebut, satu pasien dilaporkan dalam kondisi serius dan dirawat di ruang ICU.
Wakil Direktur Utama Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi, Sudirman, mengungkapkan kondisi terbaru para korban yang masih dirawat.
"Saat ini yang masih dirawat 10 orang. Kondisinya satu orang masih agak berat posisinya sekarang di ICU post operasi patah tulang iga, jenis kelaminnya perempuan," ujar Sudirman saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, sembilan pasien lainnya dirawat di ruang perawatan biasa dengan kondisi yang mulai membaik. Bahkan, beberapa di antaranya berpotensi dipulangkan dalam waktu dekat.
"Mungkin ada yang bisa (pulang) hari ini, menunggu visit dokter yang merawat DPJP," sambungnya.
Para korban yang masih dirawat memiliki kondisi beragam, mulai dari pasien pascaoperasi patah tulang hingga observasi akibat trauma kepala. Sementara pasien yang dirawat di ICU diketahui telah menjalani operasi sebelumnya.
"Ya sedang berat artinya ada beberapa yang post operasi, ada yang masih observasi seperti yang trauma kepala, yang patah-patah tulang yang post operasi masih kita rawat karena bertahap mobilisasi dan lain-lain," jelasnya.
Sebagai informasi, kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). Insiden tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
