JAKARTA, iNewsBekasi.id – Pertumbuhan bisnis yang semakin pesat mendorong perusahaan memiliki aset dalam jumlah yang terus meningkat. Mulai dari perangkat kerja, kendaraan operasional, mesin produksi hingga infrastruktur pendukung membutuhkan sistem pengelolaan yang efektif agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Seiring bertambahnya aset, perusahaan menghadapi tantangan dalam proses pencatatan, pemantauan, serta pemeliharaan. Tanpa sistem yang terintegrasi, pengelolaan aset berisiko menjadi lebih kompleks, memakan waktu, dan berpotensi menghambat efisiensi operasional.
Laporan Deloitte menunjukkan digitalisasi pengelolaan aset menjadi salah satu strategi yang banyak diterapkan organisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat. Dengan data aset yang tersimpan secara terpusat, perusahaan dapat memantau kondisi aset, riwayat penggunaan, hingga kebutuhan pemeliharaan secara lebih mudah dan terukur.
Menjawab kebutuhan tersebut, PLN Icon Plus menghadirkan Asset Management System (AMS), sebuah solusi digital yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola aset secara terintegrasi dan terstruktur.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan sistem tersebut memungkinkan seluruh informasi aset terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses oleh pengguna.
"Melalui sistem ini, informasi aset dapat terdokumentasi dengan baik, mulai dari data inventaris, lokasi aset, status penggunaan, hingga riwayat pemeliharaan yang dapat diakses dengan lebih mudah," kata Chipta dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, penerapan pengelolaan aset berbasis data menjadi langkah penting bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan nilai aset yang dimiliki.
"Melalui Asset Management System, PLN Icon Plus mendukung organisasi dalam membangun sistem pengelolaan aset yang lebih efisien, transparan, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan," ujarnya.
Hadirnya sistem manajemen aset digital dinilai dapat menjadi solusi bagi perusahaan yang ingin meningkatkan tata kelola aset secara modern, sekaligus memperkuat daya saing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
