JAKARTA, iNewsBekasi.id- Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menargetkan empat Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61. Pencapaian tersebut menjadi simbol pertumbuhan organisasi sekaligus besarnya partisipasi anggota IKPI di berbagai daerah di Indonesia.
Target empat Rekor MURI itu disampaikan Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld dalam Seminar Nasional IKPI 2026 yang digelar di Hotel Pullman Central Park, Jakarta.
Vaudy menjelaskan, target tersebut merupakan kelanjutan dari dua Rekor MURI yang berhasil diraih IKPI pada 2025. Kedua rekor itu masing-masing sebagai asosiasi profesi keuangan penyelenggara donor darah terbanyak dan asosiasi konsultan pajak dengan jumlah anggota terbanyak.
“Tahun ini kita bersiap memecahkan empat Rekor MURI sekaligus. Namun ingatlah, rekor-rekor ini bukan sekadar mengejar angka atau piagam. Rekor ini adalah simbol bahwa IKPI adalah organisasi yang hidup, bergerak, dan mampu memberi dampak sosial nyata bagi masyarakat,” kata Vaudy dalam keterangannya pada Kamis (27/8/2026).
Empat rekor yang ditargetkan IKPI mencakup berbagai kegiatan dengan jumlah peserta yang besar. Pertama, Seminar Nasional terbesar yang diikuti lebih dari 1.600 peserta.
Kedua, Jalan Sehat Serentak yang melibatkan lebih dari 9.000 peserta di berbagai daerah. Ketiga, Lomba Cerdas Cermat Perpajakan dengan partisipasi lebih dari 600 tim dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi.
Sementara rekor keempat adalah pencapaian sebagai asosiasi konsultan pajak dengan penambahan jumlah anggota tertinggi.
Menurut Vaudy, besarnya partisipasi tersebut menunjukkan semakin luasnya keterlibatan anggota IKPI dalam berbagai kegiatan organisasi. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan profesional, tetapi juga diarahkan pada pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan, pertumbuhan organisasi tidak semestinya hanya dilihat dari jumlah anggota. Lebih dari itu, kemampuan organisasi dalam menggerakkan anggotanya untuk berkontribusi bagi pendidikan, profesi, dan masyarakat menjadi hal yang lebih penting.
Selain menargetkan empat Rekor MURI, IKPI pada 2026 juga mulai menyelenggarakan Lomba Nasional Karya Tulis Ilmiah.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat posisi IKPI sebagai pusat pemikiran dan pengembangan gagasan di bidang perpajakan.
Bagi Vaudy, rangkaian kegiatan HUT ke-61 IKPI menjadi gambaran perubahan arah organisasi yang tidak ingin hanya berperan sebagai wadah bagi para konsultan pajak.
Menurutnya, IKPI harus terus berkembang menjadi institusi yang mampu melahirkan gagasan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sistem perpajakan di Indonesia.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-61 IKPI tidak hanya menjadi momentum untuk mencatatkan prestasi melalui Rekor MURI, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi organisasi bagi dunia pendidikan, profesi, dan masyarakat.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
