Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Olah 1.250 Ton Sampah TPA Burangkeng per Hari
Poltak mengatakan pengembangan fasilitas RDF merupakan bagian dari upaya memperluas pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif. Menurut dia, Asiana Technologies juga akan membangun fasilitas serupa di sejumlah TPA untuk memasok RDF ke industri semen dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Dia menyebut model Waste to Fuel dapat dikembangkan melalui skema business to business tanpa subsidi pemerintah. Untuk kapasitas pengolahan 1.000 ton sampah per hari, Poltak memperkirakan kebutuhan investasi sekitar Rp450 miliar.
“Waste to Fuel adalah masa depan energi Indonesia,” ujar Poltak.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
