BEKASI, iNewsBekasi.id- Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) mendampingi 60 pelaku UMKM warung tradisional di Kelurahan Kotabaru, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Pendampingan tersebut dilakukan melalui program pemberdayaan dan penguatan kapasitas usaha berbasis home-based entrepreneurship.
Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Pelaku UMKM Warung Tradisional yang Produktif dan Bahagia: Penguatan Kapasitas Komunitas melalui Home-based Entrepreneurship” tersebut digelar di Kantor Kelurahan Kotabaru, Kota Bekasi.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Pengabdi, Dr. Muhammad Ramaditya, B.B.A., M.Sc., bersama Lurah Kotabaru Endang Kusnadi.
Salah satu materi yang diberikan kepada para pelaku UMKM adalah literasi keuangan digital dan pemanfaatan sistem pembayaran berbasis QRIS. Materi tersebut disampaikan oleh Danis Herlambang dari PT Gama Tepat Indonesia.
Melalui kerja sama dengan PT Gama Tepat Indonesia dan dukungan Aksesmu, setiap peserta mendapatkan QRIS soundbox secara gratis. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penerimaan pembayaran digital di warung tradisional milik peserta.
Program kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Muhammad Ramaditya, diskusi, serta sesi tanya jawab. Para peserta juga mengikuti sesi mentoring untuk memperoleh pendampingan langsung dari tim FIA UI.
Dalam sesi mentoring, tim yang dibantu mahasiswa UI, yakni Aisha Fitri Moyna, Sello Naufal Anugrah, Ravel Jerrico Dipodiputro, Aliyya Warastuti, dan Nasya Adeline Taslim, membantu peserta mempersiapkan berbagai kebutuhan pengembangan usaha.
Pendampingan tersebut mencakup pembuatan website, desain, hingga penyusunan materi pemberitaan dan promosi untuk mendukung pengembangan usaha para pelaku warung tradisional.
Para peserta juga diberi kesempatan menyampaikan kebutuhan dan kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha. Berbagai masukan tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim pendamping untuk menyesuaikan solusi dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing warung.
Muhammad Raditya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya FIA UI untuk mendorong pelaku warung tradisional mengadopsi pembayaran digital sekaligus memperkuat aspek promosi dan pengelolaan usaha.
"Pendampingan diharapkan dapat membantu warung tradisional meningkatkan kapasitas usaha dan beradaptasi dengan perkembangan ekosistem bisnis digital," ungkap Raditya dalam keterangannya pada Minggu (27/9/2026).
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
