Bentrokan Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan, Sahroni Dorong Restorative Justice

Wahab Firmansyah
Anggota Satpol PP yang diduga diserang pekerja proyek di Bulungan, Jaksel, melapor ke polisi. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa para pelaku pemukulan terhadap anggota Satpol PP dalam bentrokan dengan pekerja proyek di Bulungan harus diproses hukum.

Pramono meminta proses hukum tetap berjalan meskipun manajemen proyek telah mendatangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meminta maaf dan mengusulkan penyelesaian secara kekeluargaan.

Sikap tersebut berbeda dengan dorongan Sahroni yang mendukung penyelesaian melalui restorative justice. Perbedaan pandangan ini mencuat di tengah penanganan kasus bentrokan yang melibatkan petugas Satpol PP dan pekerja proyek tersebut.

Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengungkapkan bahwa pihak korban telah melaporkan peristiwa bentrokan tersebut ke kepolisian.

Berdasarkan informasi awal, sejumlah pekerja proyek diduga menentang petugas Satpol PP yang hendak menertibkan lapak penjual di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena melibatkan petugas yang sedang menjalankan penertiban dan dugaan pemukulan terhadap aparat. Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.
 

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network