BEKASI, iNewsBekasi.id- PT PLN (Persero) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong perluasan layanan transaksi kelistrikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Barat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat desa mengakses layanan PLN sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi koperasi.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Bima Arya bersama PLN ke empat KDKMP di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat beberapa waktu lalu. Keempat koperasi tersebut yakni KDKMP Citaman Nagreg, Bojongloa Rancaekek, Cangkuang Wetan Dayeuhkolot, dan Padalarang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan KDKMP di berbagai daerah untuk memastikan kesiapan operasional koperasi dalam memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bima Arya mengatakan, KDKMP diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi kebutuhan pokok dan barang bersubsidi agar lebih mudah dijangkau masyarakat desa.
“KDKMP bukan toko retail. Ini adalah infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pemerintah dan barang-barang bersubsidi. Ini adalah langkah awal, dan kami tentunya akan terus mengevaluasi agar lebih baik,” ujar Bima dalam keterangan yang diterima iNews Bekasi pada Selasa (20/10/2026).
Ia juga mengapresiasi dukungan PLN yang menghadirkan layanan transaksi kelistrikan berbasis Payment Point Online Bank (PPOB) di KDKMP. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai transaksi kelistrikan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Selain mempermudah warga, kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat menambah jenis pelayanan koperasi sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa.
PLN Buka Peluang Usaha bagi Koperasi Desa
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy mengatakan, PLN mendukung pengembangan KDKMP melalui kolaborasi yang memberikan manfaat bagi koperasi maupun masyarakat. PLN juga terus mendorong perluasan layanan transaksi kelistrikan sebagai peluang bagi koperasi untuk mengembangkan usahanya.
“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui KDKMP, PLN all out mendukung kemandirian koperasi. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi KDKMP untuk menjadi mitra penyedia layanan transaksi kelistrikan bagi masyarakat,” ujar Fahrur Rozy.
Menurutnya, layanan PPOB memberikan alternatif bagi masyarakat untuk melakukan transaksi kelistrikan secara langsung melalui koperasi. Fasilitas ini juga dapat membantu warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.
“Melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik, KDKMP dapat memperluas jenis layanan yang tersedia bagi warga sekaligus memperoleh peluang pendapatan tambahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi masing-masing wilayah,” katanya.
Dengan adanya layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik, koperasi tidak hanya berperan dalam menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga dapat menjadi salah satu akses layanan kelistrikan bagi masyarakat setempat.
Sejalan dengan upaya tersebut, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat terus mendukung pengembangan KDKMP melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, pengelola koperasi, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dukungan ini mencakup upaya memastikan kebutuhan listrik koperasi terpenuhi serta memperluas jangkauan layanan PLN hingga ke tingkat desa.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin menuturkan, kehadiran layanan kelistrikan di KDKMP merupakan salah satu bentuk dukungan PLN terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah diakses.
“PLN UID Jawa Barat berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal serta perluasan akses layanan kelistrikan bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan listrik, sekaligus membuka peluang usaha bagi koperasi untuk tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” tutur Joharifin.
Ia menambahkan, PLN akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola koperasi agar pengembangan layanan kelistrikan berjalan optimal serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi setiap wilayah.
Dari sisi pemerintah desa, keberadaan KDKMP diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Selain mempermudah akses terhadap kebutuhan pokok, koperasi juga dapat menyediakan layanan sehari-hari, termasuk transaksi kelistrikan.
Melalui penguatan operasional dan perluasan layanan, KDKMP diharapkan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus pelayanan masyarakat desa.
Kolaborasi dengan PLN menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat koperasi, tidak hanya dalam penyediaan kebutuhan pokok, tetapi juga dalam memudahkan akses layanan kelistrikan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
