Menurut Rojali, seluruh korban merupakan warga yang sedang menunggu bus di lokasi kejadian. “Korban saat kejadian memang sedang menunggu bis di halte,” ujarnya.
Polisi mencatat total 12 orang menjadi korban dalam kecelakaan truk molen di Bekasi Timur tersebut. Enam orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka.
Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sementara lima korban lainnya dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi.
Sementara itu, enam korban luka mendapatkan perawatan medis di rumah sakit berbeda. Sebanyak empat orang dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.
Rojali menyebut para korban terdiri atas laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.
”Total korban ada dua belas, ada perempuan, laki-laki, hingga anak-anak,” jelasnya.
Saat ini, polisi telah mengamankan sopir truk molen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami penyebab kecelakaan maut tersebut, termasuk dugaan gangguan pada sistem pengereman kendaraan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
