3. Uji Berat Jenis dan Hukum ArchimedesEmas memiliki massa jenis yang sangat tinggi dan spesifik, yaitu sekitar 19,3 gram per sentimeter kubik untuk emas 24K. Anda bisa mengujinya dengan menimbang berat emas di atas timbangan digital presisi, lalu mengukur volume air yang terpindah saat emas dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Bagikan nilai berat (gram) dengan volume air (ml/cm³). Jika hasilnya jauh di bawah 19,3, kadar emas tersebut lebih rendah dari 24K atau diduga palsu.
4. Gunakan Alat Uji Emas Elektronik (XRF Spectrometer)
Metode paling aman dan akurat tanpa merusak perhiasan adalah mengeceknya menggunakan teknologi X-Ray Fluorescence (XRF). Alat ini dapat menganalisis komposisi kimiawi logam hingga ke dalam secara presisi dalam hitungan detik. Banyak toko emas besar atau lembaga pengujian resmi menyediakan layanan uji XRF ini.
5. Gunakan Batu Uji dan Asam Nitrat
Metode konvensional ini kerap digunakan oleh pegadaian dan toko emas. Emas digoreskan sedikit pada batu penguji hitam khusus, lalu bekas goresan tersebut ditetesi asam nitrat dengan konsentrasi tertentu sesuai kadar (misalnya larutan untuk 18K atau 24K). Jika reaksi asam membuat goresan menghilang atau berubah warna, artinya kadar emas lebih rendah dari yang diklaim atau bukan emas asli.
6. Bawa ke Lembaga Pengujian Resmi atau Pegadaian
Jika ragu melakukan pengujian sendiri, cara paling aman adalah membawa emas tersebut ke kantor cabang Pegadaian atau laboratorium uji kadar logam terpercaya. Pihak profesional akan memeriksa kadar karat secara objektif menggunakan peralatan standar industri tanpa risiko merusak fisik perhiasan Anda.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
