Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : UGM dan IHC Resmikan Sertifikasi Hipnoterapi Berbasis Sains, Perkuat Standar Kesehatan Mental
Advertisement . Scroll to see content

Ilmuwan Terkejut Lihat Potongan Otak Manusia Sepanjang 1 Sentimeter Bisa Hidup 12 Jam

Senin, 29 November 2021 | 14:56 WIB
  • author Wahyu Budi Santoso
Ilmuwan Terkejut Lihat Potongan Otak Manusia Sepanjang 1 Sentimeter Bisa Hidup  12 Jam
Ilmuwah terkejut melihat kemapuan otak manusia sepanjang satu sentimeter (cm) masih bisa hidup setelah disimpan selama 12 jam. FOTO/ Daily Mail

NEW YORK,iNews.id - Ilmuwah terkejut melihat kemapuan otak manusia sepanjang satu sentimeter (cm) masih bisa hidup setelah disimpan selama 12 jam. 

Riset ini dillakukan untuk membantu para peneliti menemukan obat dan perawatan baru untuk penyakit mematikan.

Seperti dilansir dari Daily Mail Senin (28/11/2021), penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Universitas Kopenhagen, mengambil ekstrak dari sepotong jaringan otak dari korteks pasien dan dengan cepat memulai proses baru untuk memastikan ia mampu bertahan.

Tim awalnya mendinginkan jaringan dan memberinya pasokan oksigen untuk menjaga sel tetap hidup sebelum menempatkan sepotong kecil dalam campuran ion dan mineral. Ini adalah zat yang sama yang ditemukan dalam cairan tulang belakang otak.

Peneliti utama Emma Louise Louth mengatakan dia dan timnya mampu menjaga jaringan otak tetap hidup selama 12 jam, memungkinkan penelitian dan eksperimen dilakukan.

Metode sebelumnya hanya bisa dilakukan pada hewan.

“Meminjam analogi dari peneliti lain, tikus dan manusia memiliki fungsi dasar yang sama, tetapi otak manusia lebih kompleks.

“Kita juga tahu bahwa ada perbedaan jenis sel dan ekspresi reseptor tertentu. Oleh karena itu, pengujian langsung di jaringan manusia adalah kesempatan unik, ”kata Louth.

Studi ini mengarah pada peluang pengobatan baru, seperti yang terkait dengan pemulihan setelah stroke atau jenis kerusakan otak akut lainnya, di mana pasien kehilangan koneksi sinaptik di otak dan perlu membentuk koneksi baru.
 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut