Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Senjata Serbu Laras Panjang Milik Terduga Teroris Pegawai KAI Berlabel ISIS
Advertisement . Scroll to see content

Rompi Antipeluru dan Helm Tempur Marinir AS Jebol Dihajar Senjata Serbu Buatan Pindad

Senin, 13 Desember 2021 | 10:04 WIB
  • author Tim inews.id
Rompi Antipeluru dan Helm Tempur Marinir AS Jebol Dihajar Senjata Serbu Buatan Pindad
Rompi antipeluru dan helm standar tempur Korps Marinir Amerika Serikat jebol ditembak senjata serbu buatan PT Pindad serbu SS1-V1 berkaliber 5.56 mm. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Rompi antipeluru dan helm standar tempur Korps Marinir Amerika Serikat jebol ditembak senjata serbu buatan PT Pindad serbu SS1-V1 berkaliber 5.56 mm. 

Keunggulan senapan tersebut dibuktikan saat Latihan Bersama Multilateral The Rim of Pacific (Ripmac) 2016 di Kaneohe, Hawaii, Amerika Serikat.

"Kemampuan SS1-V1 dan munisinya bisa dikatakan sedikit mengungguli senjata jenis Steyr dan M4 yang digunakan oleh Marinir Amerika Serikat. Dengan sasaran yang sama, senjata Steyr dan M4 dengan munisi kal 5.56 mm standar yang digunakan hanya bisa membuat penyok baja penahan peluru setebal 1,75 cm pada rompi antipeluru," tulis akun Instagram @infokomando.official, akun tersebut, Minggu (12/12/2021).

"Hebatnya, senjata SS1-V1 berkaliber 5.56 mm bisa menembus baja penahan pada rompi antipeluru. Itu artinya kekuatan senjata dan munisi buatan PT Pindad layak diacungi jempol," tulisnya lagi.

Sesaat setelah postingan tersebut, beragam tanggapan positif netizen membanjiri kolom komentar akun Instagram tersebut.

"Amerika ketar ketir????????," tulis harisethya.

"Siap2 Rompi Versi terbaru akan dibuat lgi demi menahan peluru SS1-V1 kaliber 5.56mm ????," timpal erlangga_mahardika.

"Keren...????," tilis kusdianto_papabear.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut