get app
inews
Aa Read Next : Makam Pria di Bekasi Dibongkar, Keluarga: Ada Uang Pinjol Rp53 Juta Masuk Setelah Korban Meninggal

Antisipasi Lonjakan Pemudik di Jalur Pantura, Ini Strategi yang Dilakukan Polres Metro Bekasi

Jum'at, 05 April 2024 | 17:07 WIB
header img
Polres Metro Bekasi telah menyiapkan sejumlah langkah mengantisipasi lonjakan pemudik yang melalui jalur Pantura. Foto/Ade Suhardi

BEKASI, iNewsBekasi.id- Volume kendaraan pemudik yang melintas di ruas jalan pantura Kabupaten Bekasi terpantau meningkat pada Kamis (4/4/2024) malam hingga Jumat (5/4/2024) dini hari. Peningkatan volume kendaraan sebesar 50%, tercatat sebanyak 51.148 kendaraan roda empat dan roda dua.

Para pemudik didominasi kendaraan bermotor yang berasal dari sejumlah kota di Jabodetabek itu menuju ke wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. 

Guna mengantisipasi terjadi kemacetan akibat lonjakan volume kendaraan, SatLantas Polres Metro Bekasi akan melakukan rekayasa lalu lintas. Selain itu juga, puluhan U Turn (putaran jalan) yang ada di sepanjang ruas jalan pantura mulai dari perbatasan Kota Bekasi hingga ke perbatasan Karawang dilakukan penutupan.

"Jadi gini kami sudah melakukan penelitian dan juga melakukan inventarisir data dari permasalahan yang ada, dari puluhan u turn yang ada di ruas jalan pantura ini kami tetapkan, yang sesuai dengan skep dan resmi kami tetapkan ada 6 selebihnya itu kita lakukan penutupan," ungkap Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Nopta Histaris Souzan, Jumat (5/4/2024).

Nopta mengatakan, beberapa titik putaran jalan yang akan tetap dibuka di antaranya U Turn Jalan Sultan Hasanuddin, Tambun Selatan, U Turn di depan PT Hitachi, dan Terminal Kalijaya di Cikarang Barat.

"Yang tetap kita buka itu ada di beberapa titik contohnya depan Suzuki, kemudian depan Hitachi, kemudian juga di Gobel, sampai depan Terminal Kalijaya sudah kita tentukan, jadi diam-diam kita berupaya kita kunci kita tutup supaya tidak menimbulkan crosing yang berarti menyebabkan arus lalu lintas menjadi tersendat," tuturnya.

Selain itu, kata Nopta, peningkatan volume kendaraan pemudik juga disebabkan adanya pertemuan arus lalu lintas dari arah Jalan Inspeksi Kalimalang, dan dari arah gerbang tol Telaga Asih.

"Jadi intinya volume bertambah itu ada hubungannya dengan jalan kalimalang, nah di situ jadi prioritas kami melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas, yang jelas kalau rekayasa itu kita lakukan di crosing-crosing daripada Kalimalang, pantura dan jalan tol," sebut Nopta.

Nantinya, sebanyak 120 personel dari Satlantas Polres Metro Bekasi akan di tempatkan di sepanjang ruas jalan Pantura Kabupaten Bekasi, yang terbagi dalam beberapa tim, seperti tim patroli, tim urai kemacetan, dan di beberapa titik pos pantau.

"Ada tim patroli, tim urai dan pos pantau, yang pertama kita mulai dari perbatasan kota Bekasi terus ada di pos pelayanan, ada di pasar induk sampai di terminal kalijaya sampai ke SGC pos pantau kita," ujarnya.

"Kalau prediksi, karena di sini merupakan kawasan industri mungkin liburnya mulai dari minggu-minggu ini jadi kami prediksi sabtu sampai hari minggu itu terjadi lonjakan volume kendaraan pemudik di ruas jalan pantura," ucap Nopta.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut