Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Pria Ditemukan Berlumur Darah di Kontrakan usai Teriak Minta Tolong, 1 Meninggal
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Tetapkan 9 Nama Komite Reformasi Polri, Ada Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie

Kamis, 09 Oktober 2025 | 07:12 WIB
  • author Tim iNews
Prabowo Tetapkan 9 Nama Komite Reformasi Polri, Ada Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie
Sembilan nama anggota Komite Reformasi Polri telah ditetapkan Presiden Prabowo. Foto: Instagram

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan sembilan nama anggota Komite Reformasi Polri dan tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi. 

Komite Reformasi Polri ini dibentuk sebagai bagian dari upaya memperkuat institusi kepolisian melalui reformasi menyeluruh.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak benar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat mengajukan nama-nama calon anggota komite yang kemudian ditolak oleh Presiden.

"Kata siapa? Info dari mana? Pak Kapolri tidak pernah mengajukan nama dan tidak pernah kemudian ada penolakan (dari Presiden)," ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Menurut Prasetyo, sembilan tokoh yang akan mengisi komite berasal dari latar belakang hukum dan kepolisian, termasuk mantan Kapolri dan profesional di bidangnya. Beberapa nama yang beredar di antaranya Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie.

"Anggota kurang lebih sembilan orang. Ya bermacam-macam, tapi yang pasti adalah tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang kepolisian," ucapnya.

Meski belum merinci nama-nama tersebut, Prasetyo memastikan bahwa daftar sudah final dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden.

"Sudah (ada nama-namanya). Tinggal menunggu diumumkan. Nanti tunggu nama-namanya," katanya.

Dia juga menyebut pelantikan komite kemungkinan besar akan dilakukan dalam waktu dekat, bahkan bisa berlangsung pekan ini.

Komite Reformasi Polri ini berbeda dengan Tim Transformasi Reformasi yang sebelumnya dibentuk oleh Kapolri. Namun, Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah dan Polri memiliki semangat yang sama untuk memperbaiki institusi kepolisian.

Dengan penunjukan sembilan tokoh berkompeten, publik kini menanti langkah konkret dari komite tersebut dalam mendorong reformasi Polri yang lebih transparan, profesional, dan berintegritas.

Editor: Tedy Ahmad

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut