Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : APBN 2027 Disahkan, Sahroni: Fokuskan untuk Kesejahteraan Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Kericuhan Maulid, Sahroni Dorong Restorative Justice tapi Minta Aturan Diperketat

Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:42 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Kasus Kericuhan Maulid, Sahroni Dorong Restorative Justice tapi Minta Aturan Diperketat
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id– Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong kepolisian menyelesaikan kasus kericuhan dalam acara Maulid Nabi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, melalui pendekatan restorative justice.

Namun, Sahroni meminta adanya aturan yang lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa terulang. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga harus dilakukan dengan koordinasi dan perizinan yang jelas.

Kericuhan dalam acara Maulid Nabi tersebut menjadi perhatian setelah penggunaan petasan hingga tengah malam viral di media sosial.

Seorang warga, Amanda Andono (50), memprotes penggunaan petasan dalam acara Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2026) malam. Amanda disebut menolak berdamai dan berencana melaporkan persoalan tersebut kepada polisi.

Penggunaan petasan dalam acara tersebut disebut telah mengantongi izin dari kepolisian. Namun, warga yang merasa terganggu tetap menyampaikan protes karena petasan dinyalakan berulang kali hingga sekitar pukul 01.00 WIB.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu waktu istirahat warga di sekitar lokasi acara.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut